content top

SARUKSUK

SARUKSUK

Di buku Sejarah Batak, Saruksuk tercantum sebagai generasi ke-8 dari si Raja Batak. Di buku Pustaha Batak tercantum sebagai generasi ke-10. Di buku Tarombo Borbor Marsada , Saruksuk adalah generasi ke-5 dari si Raja Batak, anak ke-10 si Raja Borbor (Klik Gambar Untuk Memperbesar) Perhatikan silsilah anak cucu Raja Saruksuk dibawah ini : (Klik Gambar Untuk Memperbesar) Raja Saruksuk mempunyai 6 orang anak laki-laki, Keenam anak laki-laki...

Read More

Kalau Sudah Tak Harmonis, Tak Bisa Dipaksa..??

Kalau Sudah Tak Harmonis, Tak Bisa Dipaksa..??

Setiap orang yang mengaku dirinya Batak, pada umumnya masing-masing mempuanyai “Tarombo” atau silsilah, dengan begitu mereka akan mengetahui garis keturunannya masing-masing. Di dalam tarombo tersebut, akan kelihatan hubungan satu marga dengan marga lain yang disebut kelompok marga, dan didalam kelompok marga sendiri harus saling membantu. Artinya apapun yang terjadi terhadap seorang dari kelompok marga (punguan) apakah sedang...

Read More

Kerancuan Dalam Gokkon dan Jou-jou

Kerancuan Dalam Gokkon dan Jou-jou

Dahulu bila ada mengadakan pesta perkawinan atau mangadati, horja: seperti pesta mangongkal holi ni orangtua, pesta tambak, tugu, mangompoi jabu selalu memakai sarana pudun-pudun yang terbuat dari bahan tikar serta dipintal sedemikian rupa sehingga setiap simpul menunjukkan berapa hari lagi pesta akan berlangsung (hari H) Kata Gokhon berasal dari kata GOK dengan diberi akhiran -hon menjadi GOKHON yang berarti penihkan (i). Dengan...

Read More

Dalihan Natolu Dalam Perilaku Orang-orang Batak

Dalihan Natolu Dalam Perilaku Orang-orang Batak

Sejak kecil orang Batak telah diperkenalkan dan diajari untuk berhubungan dengan seluruh kerabat sekampungnya (haha-anggi, bapa-uda, bapa-tua, ompung dan sebagainya) yang merupakan kelompok dongan tubunya. Demikian juga halnya terhadap Amangboru dengan seluruh kerabatnya, yang merupakan borunya, serta terhadap tulang dengan seluruh kerabatnya yang merupakan kelompok hula-hulanya. Dalam pergaulan sehari-hari, ia juga harus belajar tata...

Read More

Bisa Tortor dan Senang di Upa-upa

Bisa Tortor dan Senang di Upa-upa

Putri Indonesia 2008 Zivanna Letisha Siregar (20) termasuk gadis remaja yang akrab dengan adat dan tradisi Batak. Sejak kecil, Zizi panggilannya, sudah dikenalkan dengan upacara adat Batak Upa-upa atau Mangupa. “Sejak kecil aku terbiasa di upa-upa keluarga, contohnya kalau sedang ulang tahun,” tambah Zizi. Tradisi upa-upa, kata Zizi sama dengan selamatan yang dilakukan masyarakat suku Jawa dimana ada makanan dan...

Read More
content top
eXTReMe Tracker