Putri Indonesia 2008 Zivanna Letisha Siregar (20) termasuk gadis remaja yang akrab dengan adat dan tradisi Batak.
Sejak kecil, Zizi panggilannya, sudah dikenalkan dengan upacara adat Batak Upa-upa atau Mangupa.
“Sejak kecil aku terbiasa di upa-upa keluarga, contohnya kalau sedang ulang tahun,” tambah Zizi. Tradisi upa-upa, kata Zizi sama dengan selamatan yang dilakukan masyarakat suku Jawa dimana ada makanan dan doa.
“Pas menang Putri Indonesia, dirumah dibikin upa-upa, ada nasi kuning dan ayam. Lalu aku undang teman dan saudara. Ada juga para tetua (adat Batak) yang bicara dan memberi doa serta nasehat. Aku yang di upa-upa juga bicara,”kata Zizi.
Manfaat bicara didepan orang banyak di acara upa-upa dirasakan Zizi yang tak lama sesudahnya ,emghadiri upacara Perkumpulan Siregar Dunia.
Zizi mewakili generasi muda Batak berbicara tentang pandangan generasi muda terhadap adat dan tradisi Batak.
“Paling tidak, aku lebih percaya diri berbicara didepan orang. Kalau bicara soal upacara adat memang ribet. Padahal, ada nilai-nilai penting di dalamnya.
Generasi muda memang harus paham adat dan budayanya,” kata Zizi.
Kecintaannya pada budaya sudah tertanam sejak lama. Tortor Batak adalah salah satu dari banyak tarian tradisional yang dikuasainya seperti juga Tari Saman dan Tari Piring.
Tentang pemilihan putri Indonesia dan Miss Universe, banyak orang melihat penyelenggaran pemilihan itu negatif, seolah-olah pemilihan putri Indonesia itu hanya dasar kecantikan fisik. Padahal bila melihat penyelenggaraannya, ternyata tidak mencantumkan kriteria “cantik”.
Ukuran penilaian adalah yg memenuhi kriteria 3B yaitu Kecerdasan (Brain), Penampilan Menarik (Beauty) dan Berperilaku Baik (Behavior)
Boru Batak satu ini memenuhi syarat 3B tersebut, sehingga tahun lalu terpilih jadi Puteri Indonesia 2008.
Jadi tidak ada lagi alasan mengatakan boru BATAK itu “Marsuhi-suhi Bohina”.
Zivanna Lestisha Siregar, lahit di Jakarta, 16 Februari 1989, lulus SMS Al-Izhar Jakarta tahun 2007.
Kini ia masih kuliah di Universitas Indonesia, Fakultas Ekonomi angkatan 2007.
Tahun 2006 Zizi menoreh prestasi Juara Elite Model Look 2006.






October 9th, 2009 at 8:09 pm
Excellent Zizi, disamping memiliki 3B, juga faham adat istiadatnya, dan cantik. Jati diri seseorang dapat terlihat dari kemampuan dalam menerima akulturasi budaya, luar biasa Boru Batak yang satu ini, jangan pernah lupakan budayamu, upa-upa yang dilakukan. Orang Tua, itulah khas orang batak untuk mensyukuri nikmat yang diperoleh.
Salam… AL. Manik, SE, MSi.