comment lage,comment lage,hehehhe….
Susah untuk mencari yg sempurna,karena kita hanya bisa mendengar cerita.Research ke samosir juga,blom tentu sama tarombo dari semua orang disana.kadang2 ada versi yg berbeda beda.jadi,bravo lah buat Manik.hahaha..
Horas
ehehehe…betolll yg pasti ini hanya sekedar informasi aza
mungkin teman2 lain dapat memberikan masukan?
Horas jala gabe..!!
Bah appara…hari gini masih ada halak kita yang peduli dengan asal muasal nya..
luar biasa appara..salut lah awak..
btw, maaccam gak ada marga ku ambarita disana..yang lupanya appara atau belum di update…atau memang anak bawang kami..bahh…asal lah memang ada, kalau cuma karena blm tertulis, gpplah..
btw, saya sangat2 berterimakasih,,,karena saya juga lagi nyari2 silsilah nenek moyang gini…karena awak di pelayanan yang berhubungan dgn alam roh gini, jadi mau didoakan, seandainya ada kutuk warisan dari nenek moyang yang gak kita sadari, kita harus doakan scr spesifik dan dipatahkan di dalam Nama YESUS, spy gak ada masalah2 yang gak perlu…gitu appara..
very mauliate godang lah bah…
buat ito melva na bagak, ai pagodanghu do emoticonmu i..dang bo tambah godang saotik nai???
Ketika Nai mangiring laut melahirkan si Raja Borbor, suaminya Tuan Saribu Raja sedang berkelana. maka saat sat terakhir menunggu kelahiran anaknya persembahan kepada Mulajadi nabolon di lakukan oleh adek-adek Saribu raja yaitu Limbong Mulana, Sagala Raja, Silau Raja dan di saksikan juga oleh Ayah mereka Guru Tatea bulan ( gelarnya sbg naimarata tdk pernah di sebutkan)
Nai Mangiring Laut mengajak mereka semua untuk berdoa (martonggo), sesat kemudia hujan turun lebat (hujan maborbor), mereka semua basah kuyub,sesat kemudian lahirlah anak laki-laki dan mereka memberi nama kepda si anak RAJA IBORBORON,sebab mereka baru saja di borbor hujan. Sejak itu LIMBONG MULANA, SAGALA RAJA,dan MALAU RAJA merasa bersatu dengan bayi yang lahir itu.
Kisah selanjutnya,
Setelah Si Raja Lontung dan SiRaja Borbor meninggal tinggallah generasi berikutnya.
Raja Hatorusan II,anak sulung Siraja Borbor mengambil alih pimpinan keluarga.Kemudian atas usul Keturunan LIMBONG, SAGALA , DAn MALAU perlu diadakakan kesepkatan bersama antara keturunan Si raja Borbor dengan keturunan Limbong,Sagala dan Malau, maka untuk nama ikatan keturunan mereka di beri Nama BOBOR MARSADA. Mereka waktu itu memiliki SEBUAH IKRAR yang sudah di sepakati sbb :
1. Nama parsadaan untuk keturunan Si Raja BOrbor, Limbong mulana,Sagala Raja, dan Malau Raja adalah Borbor marsada.
2. Ketrunan keempat bersaudara ini akan selalu sisada lulu anak sisada lulu boru
3. walupun di belakngan hari akan timbul marga baru, sesama keturunan mereka tidak di izinkan saling kawin.
4. Apabila ada paniaran (istrisalah satu borbor marsada jadi janda, anggota keluarga borbor marsada sama hak untuk mengawini (mangabia) kecuali ada pertimbangan lain.
5. Apabila ada yang sudah terlanjur melanggar point nomor 3 di atas, tidak perlu lagi di pisahkan apabila sudah saling mengasihi.
Kekerabatan yang timbul oleh perkawinan terlarang tersebut, hanyalah sebatasumur mereka dan keturunannya di kemudian tidak bisa lagi melakukan hal serupa (manunduti)
Napak Tilas sejarah BORBOR MARSADA di zaman modern :
Pada hari minggu 16 mei 1937, marga marga yang tergabung dalam bobor marsada mengadakan KONGRES sehari di GEREJA HKBP HAUNATAS, LAGUBOTI, TAPUT.
Keputusan KONGRES adalah :
1. Sepakat mendirikan BORBOR BOND dengan pengurus G. Parapat (ketua), M Pasaribu (Sekretaris) dan H Pasaribu (bendahara)
2. Mengenai soal tidak saling mengawini tetap di pertahankan.
3. Mengenai silsilah atau tarombo kalo ada yang kurang lebih akan di perbaiki bersama
4. Mengenai rencana pendirian BORBOR BANK akan dipikirkan lebih matang lagi
5. Batu HORBON si anjur mula-mula sebagai bukti sejarah perlu di rawat dan di pagar oleh pengurus.
6. Mengenai Raja Borbor dan Raja Lontung, BORBOR adalah sebgai Abang karena lebih dulu lahir
7. Barang pusaka seperti hujur siborboron,hujur jambar baho diserahkan kepada pengurus untuk di simpan
8. BAHAN CERITA LEBIH JAUH MENGENAI RAJA HATORUSAN (RAJA UTI ) DISERAHKN KEPADA KEPALA KURIA SORKAM KIRI, TUANKU SUTAN ALAMSYAH BATUBARA. KARENA BARUSLAH TEMPAT TERAKHIR BERMUKIM RAJA UTI.
rudi juan carlos sipahutar
(tak bisa menolak untuk bartarombo, dengan dasar-dasar sejarah yang tertulis )
Okke, cantik kali tarombo ini. Sama seperti yang kuketahui dari Bapakku, walaupun yang kuketahui itu mengkhususkan garis langsungku ke atas sampai ke Si Radja Batak.
Pernah ada mengatakan bahwa keturunan langsung dari Si Radja Borbor termasuk Limbong, Sagala, Malau, Manik, Ambarita, dan Gurning. Padahal, Si Radja Borbor itu adalah generasi keempat dari Si Radja Batak, sementara Limbongmulana, Sagalaradja, dan Silauradja (yang adalah leluhur marga Limbong, marga Sagala, marga Malau, Manik, Ambarita, Gurning) merupakan generasi ketiga. Tidak tepat kalau generasi ketiga adalah keturunan langsung generasi keempat.
Jadi, silahkan keturunan dari Si Radja Borbor ‘mamungka punguan Borbor Marsada’, tetapi jangan menyertakan marga Limbong, Sagala, Malau, Manik, Ambarita, dan Gurning menjadi anggota ‘punguan’ tersebut, karena hal itu mencederai garis keturunan.
Namun, kalau ‘punguan’ yang dibentuk bukan bernama ‘Borbor Marsada’ melainkan ‘Naimarata’, memang pada tempatnya marga Limbong, Sagala, Malau, Manik, Ambarita, dan Gurning termasuk di sana.
horas bah akka apparah manang ibotoku
marsitandaan jo hita asa jala lamu akrab hita sude saluhutna
au PONDRI MATONDANG,SH
tinggal di perum 2 tangerang
telp 021 44427742
status doli doli
pekerjaan lawyer
syalom…………………
horas……………………………………………………………………………
ma di hta sude pomparan ni borbor marsada / naimarata
au onpendatang baru do ba bapa/oma/abang/adek
iba marsobba 10 jari2 pa 11si manjujung
alana adong do hape tarobbo naboi parsiajaran
alai mangido au tolong jo di perjelas taombo ni bor2marsadai
alana adong na hurang do pe hubereng
Tarima kasih buat semua halak batak yang masih giat melestarikan silsila dan tarombo. Au sandiri kurang tau pasti dimana kampung halaman ompung saya.
Harapan saya gimana kalau marga manik khususnya dapat dibuat nomornya seperti marga marga lainnya.
Denggan do tarombo on, alai porludo hian do botoon tarombo niba,alan dang adong dope na hea membahen tarombo Manik Raja.
Jadi tolong majolo hasian bahen tarombo Manik Raja jala didiado asal ni huta ta.
mantap appara,,alai hurang hu atusi dope manjaha nai pra..
jala on dope dapot hu artikel muna on..
molo boi apara baen jo songon cerita,,alana molo cerita ugampang do ni atusan..
mauliate..
Au setuju pendapatni. Pak Siska (17), porlu dibahen tarombo ni Manik Raja, songon permulaan, molo au pinopparni Op.Bahal Batu anakna Gr. Sohalaosan, anakna muse Gr.Marsaid Lipan, anakna muse Op. Pohonan dst, molo adong akka rencanatta naing mangalului asal usul radedo au ro manang didia pe taho hita marpungu, au saonari sedang mengembara di hutan rimba Papua, nahualap Br.Silitonga anakku 3, bawa 2 dan borukku 1, terakhir au sikkola di Jogyakarta lulus sian PS. UGM Tahun 2006, HP.08114801757, fb.arles manik, jadi adongdo referensi mengenai tarombo diau, termasukma tarombo sian ompunghu.
Tu saluhutna ibotokku, tung mansai las rohakku manjaha komentarmu, tabaenma muse punguan Manik Raja dohot boru se-Dunia.
Tapasada ma rohatta, jala marsiamin aminan ma hita songon lappak ni gaol, marsitukkol-tukkolan songon suhat di robean, Salam Kasih Damai Sejahtera untuk semua.
horas ma dihita salihutna,
sian…
siappudan muna do on,
sian nakkin sai hupaida-ida.
dang adong hubereng marga manik di taromboi.
nabohadoooo hamuna….?
nahurang balga do nuaeng taropong kon/taropokkon?
Untuk : ambar” ambarita : dan sakti manik : Marga Malau (Silau Raja) memayungi 4 marga yaitu : 1. Malau 2. Manik 3. Ambarita 4. Gurning
Untuk : Damri Banjarbaru.
Yang kita telusuri adalah legenda atau sejarah dulu kala, dan kita generasi saat ini, adalah meneruskan cerita sejarahyang sudah ada, tanpa harus mengubah jalan ceritanya.
Menurut silsilahnya, memang benar Limbongmulana, Sagalaradja, dan Silauradja (yang adalah leluhur marga Limbong, marga Sagala, marga Malau, Manik, Ambarita, Gurning) merupakan generasi ketiga, sedangkan Si Radja Borbor itu adalah generasi keempat dari Si Radja Batak.
Berikut kita simak cerita yang ada. Sewaktu Nai mangiring menunggu kelahirannya, LIMBONG MULANA, SAGALA RAJA,dan MALAU mengusir dan hendak membunuh Saribu Raja karena mengawini si Boru Pareme adik kandungnya perempuan yang dilahirkan marporhas (anak kembar berlainan jenis, satu peremuan satunya lagi laki-laki) (incest).
Saat-saat terakhir Nai mangiring menunggu kelahiran anaknya, yang akan dipersembahakan kepada Mulajadi nabolon, yang mana hal ini di lakukan oleh adek-adek Saribu raja yaitu Limbong Mulana, Sagala Raja, Silau Raja dengan disaksikan oleh Ayah mereka Guru Tatea bulan. Nai Mangiring Laut mengajak mereka semua untuk berdoa (martonggo), sesat kemudia hujan turun lebat (hujan maborbor), mereka semua basah kuyub. Kemudian kemudian lahirlah anak laki-laki dan mereka beri nama RAJA IBORBORON, sebab mereka baru saja di borbor hujan. Sejak itu LIMBONG MULANA, SAGALA RAJA,dan MALAU RAJA merasa bersatu dengan bayi yang lahir itu.
Menarik benang merah dari legenda diatas, bahwa Limbong Mulana, Sagala Raja,dan Malau Raja merasa bersatu dengan bayi yang baru lahir itu, yang jelasnya adalah anak kakaknya, dimana mereka melindungi dan menyatukan diri dengan bayi itu. Sedangkan Saribu Raja selalu dikejar-kejar dan diintip oleh saudara-saudaranya untuk dibunuh.
Perasaan bersatu dan untuk melindungi si RajaBorbor dan turunan mereka selanjutnya, agar tidak ada lagi perkawinan incest seperti yang dilakukan Saribu Raja, maka dibuatlah JANJI KETURUNAN BORBOR MARSADA yang mungkin artinya, BORBOR menjadi satu (bersatu) dengan Limbong Mulana, Sagala Raja,dan Malau Raja. Dimana pada hakikatnya saat ini Marga Limbong Mulana, Sagala Raja,dan Malau Raja adalah marga yang dituakan pada kumpulan marga tersebut.
Selain itu menurut legenda, PERJANJIAN KETURUNAN BORBOR MARSADA, dibuat oleh Limbong Mulana, Sagala Raja,dan Malau Raja dimana mereka harus bersatu dengan si Raja Borbor melawan keturunan si Raja Lontung yaitu keturunan SaribuRaja dengan si Boru Pareme yang mereka kejar-kejar untuk dibunuh, maka dibuat mereka “Raja berempat” di sianjurmulamula Perjanjian BORBOR MARSADA
Catatan:
Ini semua adalah legenda yang kita yakini sampai saat ini.
Bila marga Limbong Mulana, Sagala Raja,dan Malau Raja membuat persatuan namanya “ Nai Marata”, tapi bila ada marga Borbor yang ikut disitu, maka persatuan marga itu dinamakan Borbor Marsada, karena mengingat dan mempertimbangkan perjanjian keturunan (padan)yang dibuat dulu.
Bagaimana??
mari kita lestarikan budaya kita menjadi “JATIDIRI”,
Jika anda Orang Batak, katakan pada anak anda “SAYA ORANG BATAK” dimanapun dan dari wilayah manapun anda berasal, katakan “SAYA ORANG BATAK”
Horas !!!!
horas di hamu raja dongan tubu saluhutna au rio barasa sian pkn baru hami ma marga pinoppar manik sian tano dairi ima tuan dibangarna na mangaranto tu tano barus mangalap boru rajai boru pohan tubu ma pinopparna 6 jadi marga do on sude barasa ma siapudan
comment lage,comment lage,hehehhe….
Susah untuk mencari yg sempurna,karena kita hanya bisa mendengar cerita.Research ke samosir juga,blom tentu sama tarombo dari semua orang disana.kadang2 ada versi yg berbeda beda.jadi,bravo lah buat Manik.hahaha..
Horas
Wah mantab kali Appara ini.. Research yang luar biasa.. sampai ada pasangannya segala.. Lanjutkan terus Pra.. Hidup Naimarata! Horas!!
maen nai…
, tapi koqqq banyak tanda tanyanya yachhh 


… bingung aku
..hahahahahhah 





Bang EDISONNN Emoticonnya mana
… ga JELAS Web ABANG ini 




, masa Emoticon ga ada.. 

Sok bisa kali Abang nechh menghafal emoticonnn
perasaan COPAS semuanya Emotikon abang,,,hahaahahh 

Gabe toho MARSAMBURETAN…

hidup hariansib dot com…
mantap nae ate. jd tambah pengetahuan awak bah, horas jala gabe
Bah appara…hari gini masih ada halak kita yang peduli dengan asal muasal nya..
luar biasa appara..salut lah awak..
btw, maaccam gak ada marga ku ambarita disana..yang lupanya appara atau belum di update…atau memang anak bawang kami..bahh…asal lah memang ada, kalau cuma karena blm tertulis, gpplah..
btw, saya sangat2 berterimakasih,,,karena saya juga lagi nyari2 silsilah nenek moyang gini…karena awak di pelayanan yang berhubungan dgn alam roh gini, jadi mau didoakan, seandainya ada kutuk warisan dari nenek moyang yang gak kita sadari, kita harus doakan scr spesifik dan dipatahkan di dalam Nama YESUS, spy gak ada masalah2 yang gak perlu…gitu appara..
very mauliate godang lah bah…
buat ito melva na bagak, ai pagodanghu do emoticonmu i..dang bo tambah godang saotik nai???
Mantap Nai Apparakon, Bah
Salam Kenal Ma Tu Saluhutna
ASAL USUL BORBOR MARSADA
Ketika Nai mangiring laut melahirkan si Raja Borbor, suaminya Tuan Saribu Raja sedang berkelana. maka saat sat terakhir menunggu kelahiran anaknya persembahan kepada Mulajadi nabolon di lakukan oleh adek-adek Saribu raja yaitu Limbong Mulana, Sagala Raja, Silau Raja dan di saksikan juga oleh Ayah mereka Guru Tatea bulan ( gelarnya sbg naimarata tdk pernah di sebutkan)
Nai Mangiring Laut mengajak mereka semua untuk berdoa (martonggo), sesat kemudia hujan turun lebat (hujan maborbor), mereka semua basah kuyub,sesat kemudian lahirlah anak laki-laki dan mereka memberi nama kepda si anak RAJA IBORBORON,sebab mereka baru saja di borbor hujan. Sejak itu LIMBONG MULANA, SAGALA RAJA,dan MALAU RAJA merasa bersatu dengan bayi yang lahir itu.
Kisah selanjutnya,
Setelah Si Raja Lontung dan SiRaja Borbor meninggal tinggallah generasi berikutnya.
Raja Hatorusan II,anak sulung Siraja Borbor mengambil alih pimpinan keluarga.Kemudian atas usul Keturunan LIMBONG, SAGALA , DAn MALAU perlu diadakakan kesepkatan bersama antara keturunan Si raja Borbor dengan keturunan Limbong,Sagala dan Malau, maka untuk nama ikatan keturunan mereka di beri Nama BOBOR MARSADA. Mereka waktu itu memiliki SEBUAH IKRAR yang sudah di sepakati sbb :
1. Nama parsadaan untuk keturunan Si Raja BOrbor, Limbong mulana,Sagala Raja, dan Malau Raja adalah Borbor marsada.
2. Ketrunan keempat bersaudara ini akan selalu sisada lulu anak sisada lulu boru
3. walupun di belakngan hari akan timbul marga baru, sesama keturunan mereka tidak di izinkan saling kawin.
4. Apabila ada paniaran (istrisalah satu borbor marsada jadi janda, anggota keluarga borbor marsada sama hak untuk mengawini (mangabia) kecuali ada pertimbangan lain.
5. Apabila ada yang sudah terlanjur melanggar point nomor 3 di atas, tidak perlu lagi di pisahkan apabila sudah saling mengasihi.
Kekerabatan yang timbul oleh perkawinan terlarang tersebut, hanyalah sebatasumur mereka dan keturunannya di kemudian tidak bisa lagi melakukan hal serupa (manunduti)
Napak Tilas sejarah BORBOR MARSADA di zaman modern :
Pada hari minggu 16 mei 1937, marga marga yang tergabung dalam bobor marsada mengadakan KONGRES sehari di GEREJA HKBP HAUNATAS, LAGUBOTI, TAPUT.
Keputusan KONGRES adalah :
1. Sepakat mendirikan BORBOR BOND dengan pengurus G. Parapat (ketua), M Pasaribu (Sekretaris) dan H Pasaribu (bendahara)
2. Mengenai soal tidak saling mengawini tetap di pertahankan.
3. Mengenai silsilah atau tarombo kalo ada yang kurang lebih akan di perbaiki bersama
4. Mengenai rencana pendirian BORBOR BANK akan dipikirkan lebih matang lagi
5. Batu HORBON si anjur mula-mula sebagai bukti sejarah perlu di rawat dan di pagar oleh pengurus.
6. Mengenai Raja Borbor dan Raja Lontung, BORBOR adalah sebgai Abang karena lebih dulu lahir
7. Barang pusaka seperti hujur siborboron,hujur jambar baho diserahkan kepada pengurus untuk di simpan
8. BAHAN CERITA LEBIH JAUH MENGENAI RAJA HATORUSAN (RAJA UTI ) DISERAHKN KEPADA KEPALA KURIA SORKAM KIRI, TUANKU SUTAN ALAMSYAH BATUBARA. KARENA BARUSLAH TEMPAT TERAKHIR BERMUKIM RAJA UTI.
rudi juan carlos sipahutar
(tak bisa menolak untuk bartarombo, dengan dasar-dasar sejarah yang tertulis )
Okke, cantik kali tarombo ini. Sama seperti yang kuketahui dari Bapakku, walaupun yang kuketahui itu mengkhususkan garis langsungku ke atas sampai ke Si Radja Batak.
Pernah ada mengatakan bahwa keturunan langsung dari Si Radja Borbor termasuk Limbong, Sagala, Malau, Manik, Ambarita, dan Gurning. Padahal, Si Radja Borbor itu adalah generasi keempat dari Si Radja Batak, sementara Limbongmulana, Sagalaradja, dan Silauradja (yang adalah leluhur marga Limbong, marga Sagala, marga Malau, Manik, Ambarita, Gurning) merupakan generasi ketiga. Tidak tepat kalau generasi ketiga adalah keturunan langsung generasi keempat.
Jadi, silahkan keturunan dari Si Radja Borbor ‘mamungka punguan Borbor Marsada’, tetapi jangan menyertakan marga Limbong, Sagala, Malau, Manik, Ambarita, dan Gurning menjadi anggota ‘punguan’ tersebut, karena hal itu mencederai garis keturunan.
Namun, kalau ‘punguan’ yang dibentuk bukan bernama ‘Borbor Marsada’ melainkan ‘Naimarata’, memang pada tempatnya marga Limbong, Sagala, Malau, Manik, Ambarita, dan Gurning termasuk di sana.
horas bah akka apparah manang ibotoku
marsitandaan jo hita asa jala lamu akrab hita sude saluhutna
au PONDRI MATONDANG,SH
tinggal di perum 2 tangerang
telp 021 44427742
status doli doli
pekerjaan lawyer
Hami na sakaluarga mandok mauliate
>JAHAEN MATONDANG (bapa)
>BUHANI MATONDANG.SE (iboto kandung)
>PONDRI MATONDANG.SH ( au sandiri )
>MAHIM MATONDANG.(PURN) (oppung)
SIPALLAKA MAN
Horass,…
Salam Kenal dari kami Marga Hutasuhut
Kunjungi kami di http://www.hutasuhut.co.cc
mantap bah aq jadi tau selut belut marga saya
horas bah appra!!!!!!!!!!!
ok
syalom…………………
horas……………………………………………………………………………
ma di hta sude pomparan ni borbor marsada / naimarata
au onpendatang baru do ba bapa/oma/abang/adek
iba marsobba 10 jari2 pa 11si manjujung
alana adong do hape tarobbo naboi parsiajaran
alai mangido au tolong jo di perjelas taombo ni bor2marsadai
alana adong na hurang do pe hubereng
“Freddy Saroha Marlon Olo Mangolo Manik”
tolong bi bls manang di openi saotik ok
horas………………
syalom…………….
Tarima kasih buat semua halak batak yang masih giat melestarikan silsila dan tarombo. Au sandiri kurang tau pasti dimana kampung halaman ompung saya.
Harapan saya gimana kalau marga manik khususnya dapat dibuat nomornya seperti marga marga lainnya.
Horas Hasian naburju.
Denggan do tarombo on, alai porludo hian do botoon tarombo niba,alan dang adong dope na hea membahen tarombo Manik Raja.
Jadi tolong majolo hasian bahen tarombo Manik Raja jala didiado asal ni huta ta.
Molo adongdo kirim majolo tu email on.
mauliate
horas….
parjololo sahali au mandok mauliate tuhan iala asi ni rohana au boi kenalan tu sude akka amparaku dohot akka ibotoku.
parjolo hu patandahoan ma diriku :
goar hu: roen mataondang
asal : sian tebing tinggi sumut
bapaku : kornad matondang
omaku: nurliana pakpahan
ibotoku: eslan matondang
anggiku 3: 1-elvian matondang
2-perdinan matondang
3- nikolas matondang
sukses smua bt marga bor-bor marsada
krnya tuhan sllu m’nyertai kita smua dimana pun kita berada
horas…….!!!
SUkses buat seluruh appara2 q di seluruh Indonesia dan salam kenal
syalom….salam kenal ya semuanya
horass jala gabe ma di hita saluhutna………..!!!!!!! salam knl
mantap appara,,alai hurang hu atusi dope manjaha nai pra..
jala on dope dapot hu artikel muna on..
molo boi apara baen jo songon cerita,,alana molo cerita ugampang do ni atusan..
mauliate..
Horas jala gabe!
Au setuju pendapatni. Pak Siska (17), porlu dibahen tarombo ni Manik Raja, songon permulaan, molo au pinopparni Op.Bahal Batu anakna Gr. Sohalaosan, anakna muse Gr.Marsaid Lipan, anakna muse Op. Pohonan dst, molo adong akka rencanatta naing mangalului asal usul radedo au ro manang didia pe taho hita marpungu, au saonari sedang mengembara di hutan rimba Papua, nahualap Br.Silitonga anakku 3, bawa 2 dan borukku 1, terakhir au sikkola di Jogyakarta lulus sian PS. UGM Tahun 2006, HP.08114801757, fb.arles manik, jadi adongdo referensi mengenai tarombo diau, termasukma tarombo sian ompunghu.
Tu saluhutna ibotokku, tung mansai las rohakku manjaha komentarmu, tabaenma muse punguan Manik Raja dohot boru se-Dunia.
Tapasada ma rohatta, jala marsiamin aminan ma hita songon lappak ni gaol, marsitukkol-tukkolan songon suhat di robean, Salam Kasih Damai Sejahtera untuk semua.
horas ma dihita salihutna,
sian…
siappudan muna do on,
sian nakkin sai hupaida-ida.
dang adong hubereng marga manik di taromboi.
nabohadoooo hamuna….?
nahurang balga do nuaeng taropong kon/taropokkon?
Untuk : ambar” ambarita : dan sakti manik : Marga Malau (Silau Raja) memayungi 4 marga yaitu : 1. Malau 2. Manik 3. Ambarita 4. Gurning
Untuk : Damri Banjarbaru.
Yang kita telusuri adalah legenda atau sejarah dulu kala, dan kita generasi saat ini, adalah meneruskan cerita sejarahyang sudah ada, tanpa harus mengubah jalan ceritanya.
Menurut silsilahnya, memang benar Limbongmulana, Sagalaradja, dan Silauradja (yang adalah leluhur marga Limbong, marga Sagala, marga Malau, Manik, Ambarita, Gurning) merupakan generasi ketiga, sedangkan Si Radja Borbor itu adalah generasi keempat dari Si Radja Batak.
Berikut kita simak cerita yang ada. Sewaktu Nai mangiring menunggu kelahirannya, LIMBONG MULANA, SAGALA RAJA,dan MALAU mengusir dan hendak membunuh Saribu Raja karena mengawini si Boru Pareme adik kandungnya perempuan yang dilahirkan marporhas (anak kembar berlainan jenis, satu peremuan satunya lagi laki-laki) (incest).
Saat-saat terakhir Nai mangiring menunggu kelahiran anaknya, yang akan dipersembahakan kepada Mulajadi nabolon, yang mana hal ini di lakukan oleh adek-adek Saribu raja yaitu Limbong Mulana, Sagala Raja, Silau Raja dengan disaksikan oleh Ayah mereka Guru Tatea bulan. Nai Mangiring Laut mengajak mereka semua untuk berdoa (martonggo), sesat kemudia hujan turun lebat (hujan maborbor), mereka semua basah kuyub. Kemudian kemudian lahirlah anak laki-laki dan mereka beri nama RAJA IBORBORON, sebab mereka baru saja di borbor hujan. Sejak itu LIMBONG MULANA, SAGALA RAJA,dan MALAU RAJA merasa bersatu dengan bayi yang lahir itu.
Menarik benang merah dari legenda diatas, bahwa Limbong Mulana, Sagala Raja,dan Malau Raja merasa bersatu dengan bayi yang baru lahir itu, yang jelasnya adalah anak kakaknya, dimana mereka melindungi dan menyatukan diri dengan bayi itu. Sedangkan Saribu Raja selalu dikejar-kejar dan diintip oleh saudara-saudaranya untuk dibunuh.
Perasaan bersatu dan untuk melindungi si RajaBorbor dan turunan mereka selanjutnya, agar tidak ada lagi perkawinan incest seperti yang dilakukan Saribu Raja, maka dibuatlah JANJI KETURUNAN BORBOR MARSADA yang mungkin artinya, BORBOR menjadi satu (bersatu) dengan Limbong Mulana, Sagala Raja,dan Malau Raja. Dimana pada hakikatnya saat ini Marga Limbong Mulana, Sagala Raja,dan Malau Raja adalah marga yang dituakan pada kumpulan marga tersebut.
Selain itu menurut legenda, PERJANJIAN KETURUNAN BORBOR MARSADA, dibuat oleh Limbong Mulana, Sagala Raja,dan Malau Raja dimana mereka harus bersatu dengan si Raja Borbor melawan keturunan si Raja Lontung yaitu keturunan SaribuRaja dengan si Boru Pareme yang mereka kejar-kejar untuk dibunuh, maka dibuat mereka “Raja berempat” di sianjurmulamula Perjanjian BORBOR MARSADA
Catatan:
Ini semua adalah legenda yang kita yakini sampai saat ini.
Bila marga Limbong Mulana, Sagala Raja,dan Malau Raja membuat persatuan namanya “ Nai Marata”, tapi bila ada marga Borbor yang ikut disitu, maka persatuan marga itu dinamakan Borbor Marsada, karena mengingat dan mempertimbangkan perjanjian keturunan (padan)yang dibuat dulu.
Bagaimana??
mari kita lestarikan budaya kita menjadi “JATIDIRI”,
Jika anda Orang Batak, katakan pada anak anda “SAYA ORANG BATAK” dimanapun dan dari wilayah manapun anda berasal, katakan “SAYA ORANG BATAK”
Horas !!!!
horas di hamu raja dongan tubu saluhutna au rio barasa sian pkn baru hami ma marga pinoppar manik sian tano dairi ima tuan dibangarna na mangaranto tu tano barus mangalap boru rajai boru pohan tubu ma pinopparna 6 jadi marga do on sude barasa ma siapudan