<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Manik Raja</title>
	<atom:link href="http://manik.web.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://manik.web.id</link>
	<description>Just My Other Sensation</description>
	<lastBuildDate>Sat, 06 Mar 2010 13:03:29 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Tinggal Kenangan</title>
		<link>http://manik.web.id/2010/02/24/tinggal-kenangan.html</link>
		<comments>http://manik.web.id/2010/02/24/tinggal-kenangan.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Feb 2010 18:10:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Manik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Batak]]></category>
		<category><![CDATA[Batam7]]></category>
		<category><![CDATA[Yahoo Messenger]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manik.web.id/?p=1027</guid>
		<description><![CDATA[Sekelumit ChitChat di Chat Room Batam 7 yg dipindah ke Facebook&#8230; dan di pindah lagi kesini ..  
Klik Gambar Untuk Mampabalga Gituh&#8230; 

KOMENTAR GAMBAR DIATAS:


KOMENTAR GAMBAR DIATAS:


Molo dang tarida&#8230;pabalga hamu FONT muna i sappe lao booter i  
Piss buat semuanya  Muaachh&#8230; 
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekelumit ChitChat di Chat Room Batam 7 yg dipindah ke Facebook&#8230; dan di pindah lagi kesini .. <img src='http://manik.web.id/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /> <span id="more-1027"></span></p>
<p>Klik Gambar Untuk Mampabalga Gituh&#8230; <img src='http://manik.web.id/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#80;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#80;' /></p>
<p><a href="http://manik.web.id/wp-content/uploads/Batam7.jpg"><img src="http://manik.web.id/wp-content/uploads/Batam7-300x206.jpg" alt="Batam7" title="Batam7" width="300" height="206" class="aligncenter size-medium wp-image-1028" /></a></p>
<p>KOMENTAR GAMBAR DIATAS:</p>
<p><a href="http://manik.web.id/wp-content/uploads/Komentar1.jpg"><img src="http://manik.web.id/wp-content/uploads/Komentar1.jpg" alt="Komentar1" title="Komentar1" width="423" height="1555" class="aligncenter size-full wp-image-1029" /></a></p>
<p><a href="http://manik.web.id/wp-content/uploads/Batam7lagi.jpg"><img src="http://manik.web.id/wp-content/uploads/Batam7lagi-300x228.jpg" alt="Batam7lagi" title="Batam7lagi" width="300" height="228" class="aligncenter size-medium wp-image-1030" /></a></p>
<p>KOMENTAR GAMBAR DIATAS:</p>
<p><a href="http://manik.web.id/wp-content/uploads/Komentar2.jpg"><img src="http://manik.web.id/wp-content/uploads/Komentar2.jpg" alt="Komentar2" title="Komentar2" width="425" height="3291" class="aligncenter size-full wp-image-1031" /></a></p>
<p><a href="http://manik.web.id/wp-content/uploads/komentar3.jpg"><img src="http://manik.web.id/wp-content/uploads/komentar3.jpg" alt="komentar3" title="komentar3" width="454" height="524" class="aligncenter size-full wp-image-1032" /></a></p>
<p>Molo dang tarida&#8230;pabalga hamu FONT muna i sappe lao booter i <img src='http://manik.web.id/smilies/yahoo_laughloud.gif' alt='&#58;&#41;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;&#41;' /> <img src='http://manik.web.id/smilies/yahoo_tongue.gif' alt='&#58;&#112;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#112;' /></p>
<p>Piss buat semuanya <img src='http://manik.web.id/smilies/yahoo_love.gif' alt='&#58;&#120;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#120;' /> Muaachh&#8230; <img src='http://manik.web.id/smilies/yahoo_kiss.gif' alt='&#58;&#42;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#42;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manik.web.id/2010/02/24/tinggal-kenangan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ratapan Cinta Gadis Karo</title>
		<link>http://manik.web.id/2010/02/23/ratapan-cinta-gadis-karo.html</link>
		<comments>http://manik.web.id/2010/02/23/ratapan-cinta-gadis-karo.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Feb 2010 14:06:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Manik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Batak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manik.web.id/?p=1019</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah Ratapan cinta dari Batak Karo (birang-birang) tertulis di dalam sebuah bambu (turak).
Artifak ini telah diterjemahkan oleh Uli Kozok yang digambarkan sebagai salah satu &#8220;standar penulisan Batak Karo.&#8221; 
Menurut Uli Kozok, pesan ini dimaksudkan sebagai hadiah untuk sang tercinta (Tarigan) dari orang satu-satunya anak yang telah dipaksa untuk meninggalkan tanah airnya dataran tinggi Karo.
Ini adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah Ratapan cinta dari Batak Karo (birang-birang) tertulis di dalam sebuah bambu (turak).<br />
Artifak ini telah diterjemahkan oleh Uli Kozok yang digambarkan sebagai salah satu &#8220;standar penulisan Batak Karo.&#8221; <span id="more-1019"></span></p>
<p>Menurut Uli Kozok, pesan ini dimaksudkan sebagai hadiah untuk sang tercinta (Tarigan) dari orang satu-satunya anak yang telah dipaksa untuk meninggalkan tanah airnya dataran tinggi Karo.</p>
<p>Ini adalah rasa sesal dalam sebuah tulisan Bambo<br />
seorang putera dari suku Karo-karo<br />
menjadi seorang kakak dari saudarinya Tarigan<br />
sehingga kamu tau bagaimana belajar untuk bersatu, bagaimana menenun<br />
o saudariku suku Tarigan</p>
<p>Aku mengatakan ini karena<br />
usaha untuk bekerjasama menjadi jembatan<br />
ketika orang-orang ku akan bertemu<br />
jika tidak,saya akan diusir oleh orang-orangku<br />
dimana ketika aku harus pergi, putra seorang Karo-karo<br />
hanya seorang anak kecil<br />
orang yang paling tidak beruntung</p>
<p>O teman,siapapon yang membaca suratku ini,<br />
jangan menyerang,<br />
o Teman,<br />
siapapun yang membaca suratku ini,<br />
lebih dari situ, aku melihat, bahwa saya menulis<br />
bukan mata(tetapi) saya memiliki kemampuan untuk mengatakan itu<br />
buat saudariku suku Tarigan, anak paling kecil</p>
<p>Alasan mengapa saya mengatakan ini<br />
karena saya melihat beban itu, saudaramu menangis<br />
itu seperti panasnya kesuraman ditengah hari<br />
kita tidak dapat menggantungnya sejak tidak ada tali itu<br />
kita tidak dapat mengatakan, itu kebohongan, karena tidak ada jejak<br />
Ini adalah, saya melihat, beban putera suku Karo-karo yang menangis<br />
Orang yang paling tidak beruntung<br />
O saudariku</p>
<p>Sudah tidak ada lagi jalan yang lain<br />
Itu tidak dapat di elakkan,bahwa saya saudaramu,yang hidup<br />
mengelilingi hilir,melewati hutan-hutan<br />
o Saudari<br />
Karena itu adalah tempat semua orang bertemu<br />
siapa yang mencari kesusahan<br />
O saudariku suku Tarigan</p>
<p>Alasan mengapa saya mengatakan ini,adalah<br />
bagian terkecil dari perak dan kuningan emas<br />
menjadi bongkahan emas<br />
O saudariku<br />
Ketika aku mendaki jauh<br />
apakah ada tempatku tenang?<br />
O saudari suku Tarigan, saya katakan, dari anak terkecil </p>
<p><a href="http://manik.web.id/wp-content/uploads/lament.jpg"><img src="http://manik.web.id/wp-content/uploads/lament-300x84.jpg" alt="lament" title="lament" width="300" height="84" class="aligncenter size-medium wp-image-1020" /></a></p>
<p>Setengah dari bagian depan pesan ini berisi tertulis ratapan, sedangkan bagian belakang telah menorehkan garis-garis vertikal. Namun di Ujung pesan ini terlihat noda rona yang lebih mendalam.</p>
<p>Kontribusi:<br />
<a href="http://lw.lsa.umich.eduhttp://lw.lsa.umich.edu">Museum Of Anthropology Michigan University</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manik.web.id/2010/02/23/ratapan-cinta-gadis-karo.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Komputerisasi Design Tipografi Dan Aksara Batak</title>
		<link>http://manik.web.id/2010/02/16/komputerisasi-design-tipografi-dan-aksara-batak.html</link>
		<comments>http://manik.web.id/2010/02/16/komputerisasi-design-tipografi-dan-aksara-batak.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Feb 2010 10:48:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Manik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Batak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manik.web.id/?p=1002</guid>
		<description><![CDATA[Perkembangan budaya tradisional Nusantara mengalami tantangan yang semakin kompetitif dari budaya-budaya negara lain. Hal ini merupakan indikasi diperlukannya suatu terobosan inovatif untuk mendongkrak kembali nilai-nilai budaya tradisional yang terpuruk ke tempat yang lebih layak dalam pandangan masyarakat modern.
Aksara Nusantara merupakan salah satu warisan budaya yang patut dilestarikan. Ada beragam jenis aksara Nusantara yang secara garis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perkembangan budaya tradisional Nusantara mengalami tantangan yang semakin kompetitif dari budaya-budaya negara lain. Hal ini merupakan indikasi diperlukannya suatu terobosan inovatif untuk mendongkrak kembali nilai-nilai budaya tradisional yang terpuruk ke tempat yang lebih layak dalam pandangan masyarakat modern.<span id="more-1002"></span></p>
<p>Aksara Nusantara merupakan salah satu warisan budaya yang patut dilestarikan. Ada beragam jenis aksara Nusantara yang secara garis besar dapat dibagi ke dalam lima kelompok yaitu aksara Hanacaraka, aksara Ka-Ga-Nga, aksara Batak, aksara Sulawesi, dan aksara Filipina.</p>
<p>Salah satu aksara yang perlu mendapat perhatian khusus adalah aksara Batak yang terancam punah terkait dengan keterbatasan sumber data dan informasi. Berbeda dengan sastra dan budaya Jawa yang cukup eksis, aksara Batak masih sangat minim dimengerti oleh masyarakat. Bahkan sebagian besar masyarakat Batak sendiri tidak mengetahui adanya aksara Batak.</p>
<p><strong>Faktor-faktor penyebab punahnya tradisi penulisan aksara Batak antara lain:</strong><br />
1. Sebagian besar sastra Batak tidak pernah ditulis. Cerita-cerita rakyat dalam bentuk fabel, mitos dan legenda, umpama dan umpasa, torhan-torhanan, turiturian, huling-hulingan semuanya diturunkan hanya secara lisan dari generasi ke generasi.</p>
<p>2. Masuknya agama Islam dan Kristen ke tanah Batak, yang membenci produk-produk pustaha para datu yang dianggap “obyek-obyek kekafiran” sehingga mengakibatkan timbulnya pemusnahan massal. Akibatnya, semenjak tahun 1852 pustaha telah terancam punah</p>
<p>3. Sisa pustaha Batak yang masih ada tersimpan dalam koleksi-koleksi museum atau perpustakaan mancanegara terutama Belanda dan Jerman, dan sebagian kecil di Perpustakaan Nasional Jakarta.</p>
<p>Dalam era modern saat ini media komunikasi tulis global yang paling efektif adalah huruf latin. Fakta inilah yang menjadi dasar upaya adaptasi karakter aksara Batak ke dalam huruf latin, sebagai suatu solusi yang baik dari segi fungsi, efisiensi serta faedah yang dapat diterima oleh masyarakat. Faktor-faktor ini penting, mengingat aksara dalam segi komunikasi tidak dibutuhkan lagi.</p>
<p>Tujuan akhir dari proses penelitian adalah dihasilkannya desain huruf latin berkarakter Aksara Nusantara, dengan fokus aksara Batak Toba, yang menjadikan aksara Batak mudah diakses dan dikenal karakternya oleh suku dan bangsa lain di seluruh dunia, termasuk masyarakat Batak sendiri. Dengan demikian, huruf latin berkarakter aksara Nusantara ini dapat difungsikan sebagai mediator sosialisasi visual aksara Batak dengan tingkat efektivitas yang setara dengan huruf latin dan tingkat penyebaran bertaraf global.</p>
<p><a href="http://manik.web.id/wp-content/uploads/1.jpeg"><img src="http://manik.web.id/wp-content/uploads/1.jpeg" alt="1" title="1" width="527" height="582" class="aligncenter size-full wp-image-1003" /></a><br />
<em>Silsilah Aksara<br />
Sumber: Kozok, 2009</em></p>
<p>Basis proses adaptasi karakter adalah tipografi, yaitu bagaimana merancang sebuah typeface atau font huruf latin yang memiliki karakter aksara Batak Toba dan memenuhi kaidah-kaidah yang berlaku dalam sebuah typeface atau font huruf latin, seperti readibility, legibility, dan lain-lain.</p>
<p><strong>Proses Perancangan Pola Huruf</strong><br />
Sebagai media komunikasi tulis, aksara memiliki perbedaan signifikan dengan huruf latin, terutama dari segi visual dan teknis pembacaan. Pembeda dari segi visual antara lain proporsi, karakter visual, anatomi huruf, dan konstruksi geometri. Pembeda dari segi teknis pembacaan adalah aksara Batak termasuk dalam jenis aksara silabik, yaitu aksara yang menggambarkan suku kata (a-ha-ma-na-ra) sedangkan huruf latin termasuk dalam jenis aksara fonetik yaitu jenis aksara yang berupa lambang fonem (ab-c-d-e). Atas dasar perbedaan-perbedaan ini, maka proses adaptasi karakter huruf memerlukan suatu bentuk pola dasar huruf yang menjadi titik temu antara karakter aksara Batak Toba dengan karakter huruf latin.</p>
<p><a href="http://manik.web.id/wp-content/uploads/2.gif"><img src="http://manik.web.id/wp-content/uploads/2-300x48.gif" alt="2" title="2" width="300" height="48" class="aligncenter size-medium wp-image-1004" /></a><br />
<em>Urutan Aksara Batak Toba (Ina ni surat)<br />
Sumber: Kozok, 2009</em></p>
<p><strong>PROPORSI DAN KARAKTER VISUAL</strong><br />
Karakter serta proporsi aksara Batak dengan huruf latin mempunyai perbedaan yang mencolok. Sebagai materi studi, diperlukan data visual keduanya.</p>
<p><a href="http://manik.web.id/wp-content/uploads/3.gif"><img src="http://manik.web.id/wp-content/uploads/3.gif" alt="3" title="3" width="568" height="319" class="aligncenter size-full wp-image-1005" /></a><br />
<em>proporsi huruf Roman<br />
Sumber: Perkins</em></p>
<p><a href="http://manik.web.id/wp-content/uploads/4.gif"><img src="http://manik.web.id/wp-content/uploads/4-300x215.gif" alt="4" title="4" width="300" height="215" class="aligncenter size-medium wp-image-1006" /></a><br />
<em>aksara Batak Toba pada pustaha Bremen<br />
Sumber: www.hawaii-indolang.com</em></p>
<p><strong><br />
ANALISIS ANATOMI HURUF</strong></p>
<p><em>Baseline, capline, meanline</em><br />
Pada huruf latin, tiap huruf tertata dalam suatu posisi yang rata-teratur dan apabila ditarik garis tegak lurus secara horizontal antar huruf yang satu dengan huruf lainnya ditemukan struktur garis maya tertentu, yang disebut baseline, capline, dan meanline.</p>
<p>Namun pada aksara batak, ketiga struktur garis ini agak sulit ditangkap secara langsung oleh mata. Umumnya aksara Batak yang baku dituliskan secara vertikal dari bawah ke atas (kemudian dibaca secara horizontal dari kiri ke kanan) namun belum tentu tegak lurus satu sama lain, walaupun secara teori, seperti halnya aksara-aksara dari India, aksara Batak mempunyai ’garis utama’ (menyerupai capline pada huruf latin) yang berfungsi layaknya gantungan bagi bentuk baku aksara (apabila dilihat secara mendatar, pada posisi baca). Satu hal yang menarik pada aksara Batak adalah tidak dikenalnya istilah capline akibat tidak mempunyai bentuk huruf besar. Faktor ini menyebabkan struktur garis maya aksara Batak lebih variatif dibanding huruf latin.</p>
<p><em>Ascender, x-height, descender</em><br />
Susunan huruf latin secara vertikal terbagi menjadi 3 bagian dengan komposisi seimbang, yaitu ascender, x-height, dan descender. Berbeda dengan aksara Batak yang tampak dominan mengalir secara horizontal dan tidak mempunyai bentuk tegakvertikal murni (90 derajat). Adapun beberapa unsur garis yang cenderung vertikal pada aksara Batak memiliki sudut kemiringan tertentu sehingga kurang menonjol dibanding unsur horizontal. Tentunya hal ini berkaitan dengan cara penulisan keduanya yang berbeda.</p>
<p><strong>ANALISIS UNSUR GARIS</strong><br />
Studi mengenai penyederhanaan sudut geometri aksara Batak berpedoman pada hasil analisis unsur garis berdasarkan anatomi huruf. Untuk menganalisis sudut geometri aksara Batak, dilakukan perhitungan jumlah kelompok garis dengan asumsi aksara Batak tersebut ditulis dengan cara ditoreh menggunakan benda tajam, sehingga bentuk-bentuk lengkung terdistorsi menjadi sudut. Dengan pengecualian, bentuk lengkung pada bagian garis luar aksara Batak yang berpola dasar lingkaran tidak ikut dijadikan sudut.</p>
<p><a href="http://manik.web.id/wp-content/uploads/5.gif"><img src="http://manik.web.id/wp-content/uploads/5-300x167.gif" alt="5" title="5" width="300" height="167" class="aligncenter size-medium wp-image-1007" /></a><br />
<em>contoh sketsa analisis geometri aksara Batak<br />
Sumber: Kertasari, 2009</em></p>
<p><strong>KONSTRUKSI GEOMETRI</strong><br />
Dari hasil analisis anatomi huruf dan analisis unsur garis berdasarkan sudut geometri diperoleh perbandingan elemen garis konstruksi pembentuk aksara Batak sebagai berikut</p>
<p><a href="http://manik.web.id/wp-content/uploads/6.gif"><img src="http://manik.web.id/wp-content/uploads/6-272x300.gif" alt="6" title="6" width="272" height="300" class="aligncenter size-medium wp-image-1008" /></a><br />
<em>Tabel 1: Perbandingan Konstruksi Geometri<br />
Sumber: Kertasari, 2009</em></p>
<p>Berdasarkan tabel perbandingan konstruksi geometris, dapat diperoleh beberapa kesimpulan. Pertama, unsur horisontal pada aksara Batak Toba lebih dominan dibanding unsur vertikal. Kedua, aksara ini tidak mempunyai bentuk tegak-vertikal (90 derajat), padahal jumlah bentuk tegak-vertikal pada huruf latin berjumlah 20 atau kedua terbanyak setelah bentuk tegak-horizontal. Ketiga, keseimbangan komposisi unsur garis vertikal dan horizontal pada huruf latin terbukti dalam hasil perhitungan unsur garis.</p>
<p><strong>POLA HURUF</strong><br />
Analisis dari segi visual dan teknis pembacaan (pada uraikan sebelumnya) menghasilkan rumusan bentuk pola dasar hasil gabungan huruf latin dengan aksara Batak. Bentuk pola dasar desain huruf ini semula berbentuk lingkaran, namun kemudian dimampatkan menjadi bentuk elips, dengan pertimbangan rata-rata bentuk elips aksara Batak pada pustaha Bremen.</p>
<p><strong>Hasil Final Pola Desain Adaptasi Karakter Aksara Batak Toba Dalam Huruf Latin</strong><br />
<a href="http://manik.web.id/wp-content/uploads/7.gif"><img src="http://manik.web.id/wp-content/uploads/7.gif" alt="7" title="7" width="500" height="308" class="aligncenter size-full wp-image-1009" /></a><br />
<em>Hasil Final Pola Desain Huruf<br />
Sumber: Kertasari, 2009</em></p>
<p><strong>Desain</strong><br />
Pola yang telah dihasilkan dari proses penelitian menjadi pedoman pembuatan bentuk huruf latin dengan karakter aksara Batak Toba. Tahapan dalam mendesain huruf adalah sketsa alternatif huruf, memasukkan hasil desain huruf terpilih ke dalam pola, proses komputerisasi</p>
<p><a href="http://manik.web.id/wp-content/uploads/8.gif"><img src="http://manik.web.id/wp-content/uploads/8-300x95.gif" alt="8" title="8" width="300" height="95" class="aligncenter size-medium wp-image-1010" /></a><br />
<em>Contoh Sketsa desain huruf besar<br />
Sumber: Kertasari, 2009</em></p>
<p><a href="http://manik.web.id/wp-content/uploads/9.gif"><img src="http://manik.web.id/wp-content/uploads/9-300x98.gif" alt="9" title="9" width="300" height="98" class="aligncenter size-medium wp-image-1011" /></a><br />
<em>Contoh Sketsa desain huruf kecil<br />
Sumber: Kertasari, 2009<br />
© 2009 Njoo Dewi</em></p>
<p><strong>KOMPUTERISASI</strong><br />
Pola huruf terlebih dahulu diubah menjadi bitmap, kemudian dilakukan pengaturan kerning huruf dan spasi huruf dengan menggunakan software pembuat font.<br />
<a href="http://manik.web.id/wp-content/uploads/10.gif"><img src="http://manik.web.id/wp-content/uploads/10.gif" alt="10" title="10" width="256" height="192" class="aligncenter size-full wp-image-1012" /></a><br />
<em>Pengaturan bentuk huruf menjadi bitmap</em></p>
<p><a href="http://manik.web.id/wp-content/uploads/11.jpeg"><img src="http://manik.web.id/wp-content/uploads/11-300x246.jpeg" alt="11" title="11" width="300" height="246" class="aligncenter size-medium wp-image-1013" /></a></p>
<p><a href="http://manik.web.id/wp-content/uploads/111.gif"><img src="http://manik.web.id/wp-content/uploads/111.gif" alt="111" title="111" width="459" height="378" class="aligncenter size-full wp-image-1014" /></a><br />
<em>Pengaturan kerning huruf &#038; spasi huruf</em></p>
<p><strong>HASIL DESAIN</strong><br />
Hasil akhir proses adaptasi karakter aksara Batak Toba berupa tiga set character font, yaitu:<br />
• Set Character Batu Harang Debata (display font)<br />
• Set Character Batu Harang (regular font)<br />
• Set Character Batu Harang (bold font)</p>
<p>Display font dapat digunakan sebagai headline judul buku dan ragam tulisan hias lainnya dengan karakter Batak Toba yang lebih kuat dibanding regular font dan bold font yang berfungsi sebagai bodytext. Keunggulan bodytext adalah bentuk huruf yang lebih sistematis dengan tingkat readability lebih tinggi dibandingkan dengan display font.</p>
<p><strong>APLIKASI DESAIN HURUF</strong><br />
Desain huruf berikut merupakan uji coba aplikasi pada layout spread buku budaya Batak. Jenis huruf yang digunakan adalah Batu Harang (bold font) pada judul dan Batu Harang (regular font) sebagai bodytext.</p>
<p><a href="http://manik.web.id/wp-content/uploads/13.gif"><img src="http://manik.web.id/wp-content/uploads/13-300x235.gif" alt="13" title="13" width="300" height="235" class="aligncenter size-medium wp-image-1015" /></a></p>
<p><a href="http://manik.web.id/wp-content/uploads/14.gif"><img src="http://manik.web.id/wp-content/uploads/14-300x176.gif" alt="14" title="14" width="300" height="176" class="aligncenter size-medium wp-image-1016" /></a><br />
<em>Aplikasi berupa spread buku Batak Sculpture<br />
Sumber: Kertasari, 2009</em></p>
<p>Mendesain huruf latin dengan karakter aksara Batak Toba merupakan suatu tantangan tersendiri. Diperlukan wawasan budaya yang luas, pemilihan data yang tepat, serta kecermatan dalam mengolah data visual agar sesuai dengan tujuan desain huruf. Huruf latin dan aksara Batak memiliki karakter yang sangat berbeda sehingga memunculkan pertanyaan ”sudah cukup latinkah bentuk font berkarakter Batak ini?” atau ”seberapa Batak-kah huruf latin ini harus dimunculkan karakternya?” Titik temu antara karakter huruf latin dengan aksara merupakan jawaban yang relatif yang akan kembali pada nilai seni pribadi penciptanya.</p>
<p>Standarisasi pembuatan huruf latin berkarakter aksara Batak Toba ini berpegang pada tujuan pembuatannya, yaitu untuk keperluan bodytext percetakan buku budaya Batak agar lebih berkarakter. Oleh karena itu readability dan legibility merupakan hal terpenting tanpa mengesampingkan kekuatan karakter Batak yang dimunculkan.</p>
<p><strong>DAFTAR PUSTAKA</strong><br />
Kozok, Uli. 2009. Surat Batak, KPG, Jakarta.<br />
Sihombing, Danton. 2001. Tipografi Dalam Desain Grafis, KPG, Jakarta.<br />
Kertasari, Njoo Dewi. 2009. Huruf Latin Berkarakter Aksara Batak Toba (Tugas Akhir), FSRD ITB, Bandung.<br />
Haswanto, Naomi. 2002. Tinjauan Rupa Atas Aksara Batak Toba Sebagai Gagasan Bagi Tipografi Masa Kini (Tesis), FSRD ITB, Bandung.<br />
Carpenter, Bruce W. 2007. Batak Sculpture, Star Standard, Singapore.<br />
Yayasan Harapan Kita. 1997. Aksara, Perum Percetakan RI, Jakarta.<br />
Miller, Didier. 1998. Languange and Literature, Indonesian Heritage, Singapore.<br />
Casparis, J. G. de. 1975. Indonesian Palaeography, Leiden: E.J Brill.<br />
Mc Glynn, John H (ed). 2002. Indonesian Herritage jilid 10: Bahasa dan Sastra, Buku Antar Bangsa, Jakarta.<br />
Cullen, Kristin. 2005. Layout Work Book, Page One, Singapore.<br />
www.desaingrafisindonesia.wordpress.com<br />
www.tipografi-indonesia.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manik.web.id/2010/02/16/komputerisasi-design-tipografi-dan-aksara-batak.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencari BackLink Gratis Supaya Eksis?</title>
		<link>http://manik.web.id/2010/02/05/mencari-backlink-gratis-supaya-eksis.html</link>
		<comments>http://manik.web.id/2010/02/05/mencari-backlink-gratis-supaya-eksis.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Feb 2010 10:43:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Manik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Campuran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manik.web.id/?p=964</guid>
		<description><![CDATA[Situs yang mendapatkan banyak backlink dapat membuat situs tersebut akan naik peringkatnya dalam search engine.
Di Google disebut PageRank. Dan jika situs anda mendapatkan backlink dari situs yang PageRank-nya tinggi, maka otomatis situs anda juga akan naik peringkatnya.. 
Disini tertera Backlink gratis dari situs berekstensi .gov
anda bisa pakai trik berikut ini, dan terbukti untuk beberapa kasus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Situs yang mendapatkan banyak backlink dapat membuat situs tersebut akan naik peringkatnya dalam search engine.<br />
Di Google disebut PageRank. Dan jika situs anda mendapatkan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Backlink">backlink</a> dari situs yang PageRank-nya tinggi, maka otomatis situs anda juga akan naik peringkatnya.. <span id="more-964"></span></p>
<p>Disini tertera Backlink gratis dari situs berekstensi .gov<br />
anda bisa pakai trik berikut ini, dan terbukti untuk beberapa kasus berhasil tercetak dengan baik di Yahoo backlinks.<br />
Dibawah ini adalah contoh linknya berikut kode yang bisa anda pakaikan ke situs anda sendiri:</p>
<p>Niche World @ childstats.gov<br />
http://childstats.gov/disclaim.asp?URL=http://nxus.net&#038;cache=yes</p>
<p>Niche World @ assembly.ca.gov<br />
http://democrats.assembly.ca.gov/members/scripts/redirect.asp?url=http://nxus.net&#038;cache=yes</p>
<p>Niche World @ export.gov<br />
http://export.gov/wcm/fragments/fl_eg_outsidelinks/redirect.asp?URL=http://nxus.net&#038;cache=yes</p>
<p>Niche World @ fbi.gov<br />
http://www.fbi.gov/cgi-bin/outside.cgi?http://nxus.net</p>
<p>Niche World @ fcc.gov<br />
http://www.fcc.gov/fcc-bin/bye?http://nxus.net</p>
<p>Niche World @ fmc.gov<br />
http://www.fmc.gov/home/offsite.asp?URL=http://nxus.net&#038;cache=yes</p>
<p>Niche World @ nps.gov<br />
http://home.nps.gov/applications/redirect/?sUrl=http://nxus.net</p>
<p>Niche World @ samhsa.gov<br />
http://ncsacw.samhsa.gov/offsite.asp?url=http://nxus.net&#038;cache=yes</p>
<p>Niche World @ noaa.gov<br />
http://nws.noaa.gov/cgi-bin/nwsexit.pl?url=http://nxus.net&#038;cache=yes</p>
<p>Niche World @ nsf.gov<br />
http://nsf.gov/cgi-bin/good-bye?http://nxus.net</p>
<p>Niche World @ nps.gov<br />
http://nps.gov/cgi-bin/intercept?http://nxus.net</p>
<p>Niche World @ alabama.gov<br />
http://rehab.alabama.gov/Home/Misc/Redirect.aspx?url=http://nxus.net&#038;cache=yes</p>
<p>Sebenarnya masih banyak lagi.. cari sendiri ya.. <img src='http://manik.web.id/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manik.web.id/2010/02/05/mencari-backlink-gratis-supaya-eksis.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ritual Hahomion Horja Bius Adat Budaya Batak Toba</title>
		<link>http://manik.web.id/2010/01/26/ritual-hahomion-horja-bius-adat-budaya-batak-toba.html</link>
		<comments>http://manik.web.id/2010/01/26/ritual-hahomion-horja-bius-adat-budaya-batak-toba.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2010 23:38:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Manik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Batak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manik.web.id/?p=955</guid>
		<description><![CDATA[Huta atau kampung di daerah komunitas orang Batak Toba adalah persekutuan masyarakat yang paling kecil yang dibentuk oleh marga. Mulanya mereka tinggal di kampung induk tetapi karena penduduknya terus berkembang menyebabkan terbentuk huta-huta yang baru.
Untuk mengatur kepentingan bersama beberapa kampung atau huta membentuk federasi atau persekutuan yang sifatnya masih terikat satu dengan lainnya. Kumpulan huta [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Huta atau kampung di daerah komunitas orang Batak Toba adalah persekutuan masyarakat yang paling kecil yang dibentuk oleh marga. Mulanya mereka tinggal di kampung induk tetapi karena penduduknya terus berkembang menyebabkan terbentuk huta-huta yang baru.<span id="more-955"></span></p>
<p>Untuk mengatur kepentingan bersama beberapa kampung atau huta membentuk federasi atau persekutuan yang sifatnya masih terikat satu dengan lainnya. Kumpulan huta disebut <strong>Horja</strong>.</p>
<p><strong>Perserikatan horja ini lebih banyak mengurus hal yang berhubungan dengan duniawi. Dalam pagelaran pesta Horja Bius diadakan yang namanya Hahomion.</strong></p>
<p>Dalam pagelaran pesta Horja Bius diadakan yang namanya <strong>Hahomion</strong></p>
<p><strong>Ritual Hahomion adalah upacara yang dilakukan oleh nenek moyang kita terdahulu yang ditujukan untuk pemujaan kepada roh leluhur dan kekuatan gaib</strong>. Maksud diadakannya Ritual Hahomion untuk memberikan sesajen/persembahan kepada kekuatan gaib dan roh leluhur. Nenek moyang kita dahulu percaya bahwa roh leluhur masih memiliki peran dalam kehidupan keturunannya.</p>
<p>Mereka juga percaya bahwa roh nenek moyang senantiasa memantau kehidupan sosial kemasyarakatan. Persembahan ini dimaksudkan sebagai bukti nyata dari warga untuk pengakuan akan adanya kekuatan gaib yang mengiringi kehidupan.</p>
<p>Tujuan ritual Hahomion untuk memohon agar roh dan kekuatan kekuatan gaib tetap memantau kehidupan warga dan memohon kepada Mulajadi Na Bolon agar senantiasa memelihara, mendatangkan kemakmuran, dan ketentraman hidup warga.</p>
<p><a href="http://manik.web.id/wp-content/uploads/hahomion.jpg"><img src="http://manik.web.id/wp-content/uploads/hahomion.jpg" alt="hahomion" title="hahomion" width="500" height="323" class="aligncenter size-full wp-image-956" /></a></p>
<p><strong>Perlengkapan bahan makanan meliputi dari hewan, ikan, tepung beras, buah-buahan diantaranya adalah:</strong></p>
<p>1. <strong>Satu Ekor Kambing Putih</strong> (hambing putih) yang dimasak dan dipotong sesuai potongan sendi tulang kambing, bagian kepala, leher, dada/badan, pangkal paha bagian atas, paha bagian tengah kaki bagian depan dan belakang.</p>
<p>Daging kambing ini dimasak dengan bumbu seperti cabe, garam, jahe, lengkuas, sere, bawang merah bawang putih, ketumbar gonseng, merica, buah pala dan jintan. Semua bahan secukupnya dibuat seperti bumbu kare, disajikan, disusun sesuai urutan ketika hewan ini hidup dalam pinggan pasu/piring besar dari keramik.</p>
<p>2. <strong>Ayam Putih Jantan</strong> (Manuk Putih Jantan/manuk mira), dipotong sesuai potongan sendi tulang ayam, potongan berupa; kepala, leher, dada, tuah/punggung, rempelo/bagian dalam perut, sayap, paha pangkal, paha bawah, kaki dan buntut dimasak dengan bumbu cabe, garam, jahe, lengkuas, sere, bawang merah, bawang putih, ketumbar gonseng, merica, buah pala dan jintan.<br />
Semua bahan secukupnya dibuat seperti bumbu kare disajiakan/disusun sesuai urutan ketika hewan hidup dalam pinggan pasu atau piring biasa/piring keramik putih ukuran sedang.</p>
<p>3. <strong>Ayam Jantan Merah Panggang</strong> (manuk mira narara pedar) dipotong sesuai potongan sendi tulang ayam, potongan berupa; kepala, leher, dada, tuah/punggung, rempelo/bagian dalam perut, sayap, paha pangkal, paha bawah, kaki, buntut, ayam dicuci dan dipanggang, darahnya dicampurkan ke bumbu dan dilumuri secara menyeluruh.</p>
<p>Ayam ini yang memasak khusus suami dan hanya para suami yang boleh makan ayam ini nantinya bila ritual selesai. Disajikan dalam pinggan pasu dengan posisi ayam duduk.</p>
<p>4. <strong>Ayam Jantan</strong> (manuk faru basi bolgang). Ayam ini utuh ditujukan kepada yang sakti, ayam dipotong dibelah/dikeluarkan bagian dalam perutnya, direbus/dikukus sampai matang, sebelum direbus diberi bumbu rendang tapi tak memakai santan.</p>
<p>5. <strong>Sagu-sagu</strong>. Bahan kue ini dari tepung beras dimasak tanpa gula kemudian dipadatkan dibentuk menggumpal/membulat. Kueh ini dimaksudkan sebagai lambang pemberi semangat.</p>
<p>6. <strong>Itak Nani Hopingan</strong>, kueh dari tepung beras dicampur dengan pisang, gula putih, gula merah ditumbuk/dicetak bisa berbentuk bulat diletakkan di piring. Di atas itak nani hopingan diberi telur, bunga raya dan roddang (kembang jagung), pisang dan menge-mangeni pining (bunga pinang) Kueh ini dimaksudkan sebagai lambang minta doa restu.</p>
<p>7. <strong>Itak Gurgur atau Pohul-pohul</strong>. Bahan kue ini dari tepung beras, gula putih, kelapa digongseng setengah matang dicampur sampai menyatu dan dapat dibentuk, dengan menggunakan jari/genggaman.</p>
<p>8. <strong>Ihan Batak</strong> yakni ikan khusus dari danau toba yang dimasak utuh satu ekor dengan terlebih dahulu dibersihkan bagian perut dan diberi bumbu cabe, garam, jahe, lengkuas, serre, bawang merah bawang putih, ketumbar gonseng, merica, buah pala dan jintan. Semua bahan secukupnya dibuat seperti bumbu kare, disajikan di atas nasi kuning yang diberi bumbu di sertakan dengan pisang, itak gurgur dan bahan lainnya.</p>
<p>9. <strong>Anggir pangurason</strong> yakni air yang dicampur dengan jeruk purut, bunga raya dan dedaunan untuk penawar dan bahan lainnya, ditaruh dalam wadah berupa cawan putih.</p>
<p>10. <strong>Assimun pangalambohi</strong> adalah bahan yang terbuat dari timun dipotong panjang dimaksudkan sebagai penyegar perasaan.</p>
<p>11. <strong>Tanduk horbo paung</strong> yang terbuat dari pisang berukuran besar-besar seperti pisang ambon/pisang Batak yang dimaksudkan sebagai penyegar perasaan.</p>
<p>12. <strong>Hajut/kampil</strong>; sumpit putih diisi beras, uang pecahan (hepeng) nilai terbesar Rp.100.000,-, ditutup dengan daun sirih. Hajut ini sebagai perlambang kunci persembahan yang dibawa oleh Datu/dukun dan diletakkan di atas meja persembahan bersama bahan sajen lainnya.</p>
<p>13. <strong>Aek Naso ke mida matani ari</strong> (air kelapa muda ) air yang bersih dan steril. Cara penyajiannya kelapa muda dilobangi bagian atasnya, di atas lobang tersebut diletakkan jeruk purut dan bunga raya merah.</p>
<p>14. <strong>Perlengkapan makan sirih</strong> yaitu daun sirih, gambir, kapur, cengkeh, buah pinang dan tembakau.</p>
<p>15. <strong>Perlengkapan pakaian</strong> untuk semua peserta upacara adalah memakai pakaian adat Batak Toba (ulos), bagi perempuan ulos diselempangkan atau diselendangkan sebagai pengganti baju, bagi laki-laki ulos disarungkan dan diselempangkan tanpa baju.</p>
<p>Bagi orang tertentu memakai ikat kepala menunjukkan kedudukan dalam pranata sosial. Khusus Datu memakai pakaian baju berwarna hitam yaitu melambangkan bahwa datu tersebut seolah-olah bertindak sebagai perlambang kehadiran Debata Batara Guru (salah satu dari Debata Na Tolu) yang merupakan wujud pancaran kasih Debata Mulajadi Na Bolon perihal kebijakan, sementara pada kepala memakai ikat kepala berwarna merah yakni melambangkan Debata Bata Bulan yang merupakan wujud pancaran kasih Debata Mulajadi Na Bolon perihal kekuatan.</p>
<p>16. Perlengkapan lainnya adalah <strong>“Dupa”</strong> tempat membakar kemenyan, yakni wadah yang diisi abu, bara api, dan ditaburkan kemenyan sedikit demi sedikit. Aroma khas kemenyan dimaksudkan untuk mengundang kehadiran mahluk gaib/kekuatan gaib untuk hadir dan menyatu dalam ritual yang dilaksanakan.</p>
<p>17. <strong>Pergondangan</strong> yaitu menyiapkan satu gordang (gondang besar), 5 buah topong (gondang yang ukurannya lebih kecil) 1 buah kesik (hesek-hesek) dan 2 buah ogungdoal (Gong), ogung ihutan dan 1 ogung oloan panggor dan 1 buah sarune.</p>
<p><strong>Upacara adat horjabius ini dilakukan untuk sekedar mengenang ritual yang dilakukan nenek moyang kita BatakToba yang terdahulu dan disamping itu mereka hendak melestarikan budaya yang mereka miliki yang juga berguna untuk menarik wisatawan kedaerah Batak.</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manik.web.id/2010/01/26/ritual-hahomion-horja-bius-adat-budaya-batak-toba.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Uning-uningan Harmonisasi Hidup Batak Toba</title>
		<link>http://manik.web.id/2010/01/07/uning-uningan-harmonisasi-hidup-batak-toba.html</link>
		<comments>http://manik.web.id/2010/01/07/uning-uningan-harmonisasi-hidup-batak-toba.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Jan 2010 05:10:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Manik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Batak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manik.web.id/?p=949</guid>
		<description><![CDATA[Ditengah arus budaya global yang terus mengkristal sebagai budaya populer, uning-uningan kesenian tradisional Batak Toba mencoba tetap bertahan. Eksistensinya kini bisa dihitung dengan jari karena masih ada segelintir orang yang teguh mempertahankan seni tradisi ini. 
Bagi masyarakat Batak Toba, uning-uningan digunakan sebagai sarana pendekatan kepada pujaan hati dan konon juga bermanfaat sebagai alat komunikasi antara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ditengah arus budaya global yang terus mengkristal sebagai budaya populer, uning-uningan kesenian tradisional Batak Toba mencoba tetap bertahan. Eksistensinya kini bisa dihitung dengan jari karena masih ada segelintir orang yang teguh mempertahankan seni tradisi ini. <span id="more-949"></span></p>
<p>Bagi masyarakat Batak Toba, uning-uningan digunakan sebagai sarana pendekatan kepada pujaan hati dan konon juga bermanfaat sebagai alat komunikasi antara manusia dan Sang Pencipta (Mula Jadi Na Bolon).<br />
Kesenian ini terdiri dari unsur musik (musik instrumental) dengan alat musiknya merupakan alat musik tertua dan asli dari masyarakat Batak Toba.</p>
<p>M Hutasoit dalam bukunya, Ende Batak Dohot Uning-uningan memaparkan kesenian ini berasal dari dua kata <strong>un</strong> dan <strong>ing</strong>.<br />
Un berarti suara yang rendah (bongor) dan ing berarti suara yang tinggi (sihil).</p>
<p><a href="http://manik.web.id/wp-content/uploads/uningan.jpg"><img src="http://manik.web.id/wp-content/uploads/uningan.jpg" alt="Uning uningan" title="Uning uningan" width="500" height="149" class="aligncenter size-full wp-image-950" /></a></p>
<p>Dengan demikian, pengertian uninguningan berarti, suara bongor dan sihil yang bersahut-sahutan.<br />
Ada beberapa jenis alat musik yang dipakai dalam uning-uningan, antara lain aerophone (alat musik yang ditiup) terdiri dari <strong>sarune na met-met, sulim, sordam, tulila, tataloat, salung dan alongalong</strong>.</p>
<p>Jenis chordophone (alat musik yang dipetik) terdiri dari hasapi, tanggetong atau mengmong dan sidideng.<br />
Jenis idiophone (alat musik yang dipukul) terdiri dari garantung, saga-saga, jenggong, dan hesek.<br />
Kemudian jenis membranophone (alat musik yang terbuat dari kulit binatang) terdiri dari gardap.</p>
<p>Biasanya, dalam pertunjukan musik tradisional Batak Toba tidak semua alat musik itu digabung dalam satu ensambel, tetapi dipilih beberapa jenis saja (biasanya tiga sampai enam jenis alat musik dalam satu ensambel).<br />
Misalnya, sebuah sarune na metmet seperangkat garantung, dua buah hasapi (hasapi ende dan hasapi doal), sebuah sulim dan sebuah hesek. Yang penting dalam uninguningan harus ada paling sedikit satu jenis alat musik yang berfungsi sebagai pembawa melodi dari repertoar yang dimainkan.</p>
<p><strong>Pengobatan</strong><br />
Dalam masyarakat Batak Toba, uning-uningan tidak semata sebagai hiburan yang menggeliatkan alunan musik dan mempertontonkan lelucon-lelucon untuk menghibur masyarakat. Lebih dari itu, sebagai sarana refleksi diri dari perbuatannya di dunia dan digunakan untuk mendekatkan dengan roh-roh leluhur sebagai langkah keharmonisan dalam bermasyarakat menuju komunikasi antara manusia dan Mula Jadi na Bolon.</p>
<p>Dalam hal mendekatkan dengan roh-roh para leluhur, ada beberapa persyaratan khusus yang harus dipenuhi sesuai dengan permintaan datu (orang yang ahli yang biasa disebut dukun) sebelum upacara dimulai, seperti menyediakan sesajen dan membatasi orang yang hadir.</p>
<p>Setelah seluruh persyaratan terpenuhi, uning-uningan pun dimainkan. Si dukun kemudian menari mengikuti irama musik dan biasanya kemasukan roh orang yang sudah mati yang sengaja diundang.<br />
Yang tetap tampak dalam masyarakat Batak Toba, uning-uningan digunakan sebagai pelengkap pembacaan doa bagi kesembuhan<br />
orang sakit dan terbukti bisa menyembuhkan.</p>
<p>Sepintas memang lucu dan tidak masuk akal, bayangkan orang yang sedang sakit masih disuguhi alunan irama musik meski sebenarnya berisi doa.<br />
Tidak hanya orang sakit yang menggantungkan diterimanya doanya pada tradisi ini. Orang yang sudah lama menikah dan belum mendapatkan keturunan memanfaatkan tradisi ini sebagai pengantar doa permohonan untuk mendapatkan keturunan.</p>
<p>Dalam hal permohonan keturunan biasanya dilengkapi beberapa umpasa (umpama) yang di bacakan penatua kampung.<br />
Isi umpasa tersebut disesuaikan dengan keadaan orang yang akan didoakan.<br />
Bacaan yang paling populer yakni,<br />
<strong>&#8220;bintang na rumiris, ombun na sumorop, anak pe antong riris, boru pe antong torop&#8221;</strong><br />
yang artinya: bintang yang bertabur, embun yang berserakan, anak laki-laki pun banyak, anak perempuan pun banyak.<br />
Kemudian masyarakat yang hadir spontan menjawab umpama tersebut dengan seruan, “Imatutu’ (semoga benarlah adanya).</p>
<p>Untuk fungsi secara pribadi, beberapa perangkat uning-uningan bisa dimainkan sendiri-sendiri.<br />
Di sinilah letak ketahanan tradisi ini, untuk menguningkan dan terus panen kekhazanahan tradisi nenek moyangnya.</p>
<p>Keberlangsungan hidup dilalui dengan kadar alam yang ditempati, tidak gelisah dengan alam sekitarnya. Diakui atau tidak, tidak selamanya proses tujuan hidup ini bisa dirasionalisasikan, adakalanya orang menentukan jalan hidupnya dengan tidak rasional, tapi hasil yang ingin dicapai adalah rasional.</p>
<p>Sumber:<br />
<a href="http://www.mediaindonesia.com">MediaIndonesia</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manik.web.id/2010/01/07/uning-uningan-harmonisasi-hidup-batak-toba.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rahasia Orang Batak</title>
		<link>http://manik.web.id/2009/12/30/rahasia-orang-batak.html</link>
		<comments>http://manik.web.id/2009/12/30/rahasia-orang-batak.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Dec 2009 14:23:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Manik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Batak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manik.web.id/?p=921</guid>
		<description><![CDATA[Menyinggung tentang penamaan &#8220;Batak&#8221;, apakah penyebutan nama itu adalah asli dari orang Batak atau justru penamaan dari luar?
Hingga kini nama tersebut belum ditemukan dari mana asal usulnya. 
Bahkan naskah-naskah yang sudah dipelajari di perpustakaan Koninklijk Instituut Voor Taal Land en Volkenkude (KITLV) di Leiden yaitu salah satu lembaga terkemuka di dunia yang memiliki koleksi tentang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menyinggung tentang penamaan &#8220;Batak&#8221;, apakah penyebutan nama itu adalah asli dari orang Batak atau justru penamaan dari luar?<br />
Hingga kini nama tersebut belum ditemukan dari mana asal usulnya. <span id="more-921"></span></p>
<p>Bahkan naskah-naskah yang sudah dipelajari di perpustakaan Koninklijk Instituut Voor Taal Land en Volkenkude (KITLV) di Leiden yaitu salah satu lembaga terkemuka di dunia yang memiliki koleksi tentang Indonesia, belum ditemukan dari mana asal-usul kata Batak itu.</p>
<p>Dr. Clara Brakel adalah peneliti sastra dan kebudayaan Sumatera Utara yang telah melakukan penelitian sejak tahun 1970-an bersama suaminya, Prof. Lode F. Brakel (alm).<br />
Clara menyampaikan bahwa tujuan Dr. H.N. van der Tuuk (1824-1894) mengumpulkan naskah Batak adalah untuk menerjemahkan Alkitab ke dalam Bahasa Batak, membuat Kamus Batak (Nederduitsch Woordenboek), mengumpulkan bahan mengenai kebudayaan Batak, dan membuat tata bahasa Batak Toba.</p>
<p>Naskah Batak pada umumnya ditulis pada kulit kayu, bambu, dan tulang (biasanya tulang rusuk dan bahu kerbau). Naskah yang terbuat dari kertas adalah naskah yang paling baru karena orang Batak baru mengenal bahan kertas pada abad ke-19 setelah kedatangan van der Tuuk.</p>
<p>Pada awalnya sebelum prakolonial masyarakat Batak Toba digambarkan sebagai masyarakat tanpa negara (stateless society), diatur secara terpisah-pisah (segmentarily) dan memiliki sebuah sistem sosial yang relatif egaliter (kelompok yang sifatnya mementingkan keadilan/pemerataan)</p>
<p>Sistem sosial politik orang Batak Toba pada saat itu memiliki institusi-institusi politik dalam bius atau organisasi-organisasi teritorial mandiri, yakni semacam pemimpin sekuler.<br />
Sistem politik orang Batak Toba telah mengalami perubahan setidaknya dalam empat kali fase perubahan yang semuanya telah merubah tradisi berpolitik itu.</p>
<p><a href="http://commons.wikimedia.org/wiki/File:Book_of_Wizards_Batak_Indonesia.jpg"><img src="http://manik.web.id/wp-content/uploads/buku-batak.jpg" alt="buku batak" title="buku batak" width="500" height="339" class="aligncenter size-full wp-image-922" /></a></p>
<p>Naskah Batak merupakan bukti kemajuan tradisi tulis Batak selama berabad-abad. Naskah itu perlu diterjemahkan untuk melestarikan hasil kebudayaan bangsa masa lalu, juga sebagai usaha pencarian nilai-nilai budaya bangsa yang ada di dalamnya. Nilai-nilai budaya bangsa yang didapat dari naskah lama melalui penerjemahan tidak hanya untuk disimpan di perpustakaan atau museum, tetapi juga harus diketahui oleh masyarakat umum yang lebih luas. Salah satu caranya adalah dengan menghidupkan kembali tradisi yang positif dengan mempublikasikan naskah tersebut dan menampilkannya dalam seni pertunjukan atau dalam bentuk lainnya. Melalui cara itu akar budaya bangsa yang hidup berabad-abad lalu dapat digali lagi sehingga kebudayaan nasional yang dibangun benar-benar berasal dari hasil kebudayaan asli bangsa Indonesia.</p>
<p>Namun, <a href="http://www.detiknews.com/read/2009/11/19/005200/1244384/10/pemerintah-didesak-digitalkan-dokumen-sejarah-indonesia-di-leiden">Sejumlah sejarah Indonesia yang ada di Leiden, Belanda, hendaknya segera diarsipkan secara digital agar bisa dijadikan bahan penelitian di Tanah Air. Hal ini perlu dilakukan jika memang membawa dokumen sejarah yang asli tidak bisa dilakukan.</a></p>
<p>Dokumen-dokumen dari Indonesia yang ada di Leiden memang dirawat, tetapi jarang dilihat. Padahal jika ada di Indonesia, dokumen itu sangat berharga untuk jadi bahan penelitian&#8230; ah, yang benar? <img src='http://manik.web.id/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p>Didalam buku <a href="http://books.google.co.id/books?id=SR8VTiyHvssC&#038;pg=PA480&#038;lpg=PA480&#038;dq=Leiden+batak&#038;source=bl&#038;ots=s0TludSZVr&#038;sig=O-8mYC2vx1x9T8yMBpra-E8fLpY&#038;hl=id&#038;ei=BWA7S_-fH4ygkQWXrvCACQ&#038;sa=X&#038;oi=book_result&#038;ct=result&#038;resnum=6&#038;ved=0CB0Q6AEwBTgo#v=onepage&#038;q=Leiden%20batak&#038;f=false">Masyarakat dan hukum adat Batak Toba</a> menyebutkan sistem politik khususnya pada orang Batak Toba telah mengalami beberapa kali perubahan yakni sistem sosial politik prakolonial, masa zending RMG- Rheinische Missionsgesellschaft, masa kolonial dan masa kini (era pasca kemerdekaan)</p>
<p>Mudah-mudahan seluruh Naskah <a href="http://books.google.co.id/books?id=oBu6OPT5qNEC&#038;pg=PA23&#038;lpg=PA23&#038;dq=Leiden+batak&#038;source=bl&#038;ots=OajdmfiEwF&#038;sig=G1HMbC1R1c0VylGn8_TDv2bpwtE&#038;hl=id&#038;ei=cGE7S6K9HYugkQXOg7HwCw&#038;sa=X&#038;oi=book_result&#038;ct=result&#038;resnum=10&#038;ved=0CCAQ6AEwCTge">sastra lama dan aksara Batak</a> tersebut bisa kembali ketanah air kita ini, dan kemungkinan dari tulisan-tulisan yg ada didalam naskah tersebut dapat menyimpulkan apakah dulu orang Batak itu Kanibal? <img src='http://manik.web.id/smilies/yahoo_bigsmile.gif' alt='&#58;&#68;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#68;' /></p>
<p><em>*Dikutip dari berbagai sumber.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manik.web.id/2009/12/30/rahasia-orang-batak.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Naung Salpu Taon Naburuki</title>
		<link>http://manik.web.id/2009/12/29/naung-salpu-taon-naburuki.html</link>
		<comments>http://manik.web.id/2009/12/29/naung-salpu-taon-naburuki.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 11:57:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Manik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Batak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manik.web.id/?p=913</guid>
		<description><![CDATA[Yang pasti Kesepian juga melewati taon baru ini tanpa keluarga disini.
saya sedih melewati Malam Taon Baru tanpa orang yang aku sayangi, kasihi dan banggakan bersamaku.
Seandainya suara lonceng gereja bisa terdengar sampai kesini, sayup-sayup pasti pikiran ini akan kembali ke kampung halaman&#8230; sangat indah rasanya 
Naung Salpu Taon Naburu hi
Homa hu puji Tuhanki
Ai diramoti Ho tongtong
Tondi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yang pasti Kesepian juga melewati taon baru ini tanpa keluarga disini.<br />
saya sedih melewati Malam Taon Baru tanpa orang yang aku sayangi, kasihi dan banggakan bersamaku.<span id="more-913"></span></p>
<p>Seandainya suara lonceng gereja bisa terdengar sampai kesini, sayup-sayup pasti pikiran ini akan kembali ke kampung halaman&#8230; sangat indah rasanya <img src='http://manik.web.id/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>
<p><em>Naung Salpu Taon Naburu hi<br />
Homa hu puji Tuhanki<br />
Ai diramoti Ho tongtong<br />
Tondi hu dohot daging hon.</p>
<p>O Jesus sai asi roham<br />
Paian denggan ni basam<br />
Muse di taon naimbaru on<br />
Dinasa huriam tongtong..</em></p>
<p>Lagu diatas dinyanyikan oleh Rusmawati Gultom didalam player dibawah ini:</p>
<p><embed src="http://www.4shared.com/embed/173955182/797084e" width="420" height="250" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always"></embed><a href="http://manik.web.id/wp-content/uploads/Happy-New-Year.jpg"><img src="http://manik.web.id/wp-content/uploads/Happy-New-Year.jpg" alt="Happy New Year" title="Happy New Year" width="500" height="561" class="aligncenter size-full wp-image-915" /></a></p>
<p><object width="400" height="300" ><param name="allowfullscreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="movie" value="http://www.facebook.com/v/230943952865" /><embed src="http://www.facebook.com/v/230943952865" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="400" height="300"></embed></object></p>
<p><em>Video Pesta Kembang Api di Ancol</em></p>
<p>Sai tu sanggar ma angka amporik tu ruang angka satua, sinur ma napinahan gabe naniula di taon naimbaru on.<br />
Horas ma par dalan2 horas nang angka na mian dihuta, naik pangkat ma parkarejo, tu sehatna ma angka pensiunan, mangomo nang par tiga2, imbur magodang&#8230; ma angka dakdanak, mulak poso angka na tua2, Asa tabo nina sibahut tonggi pora2, sai gabe ma hita luhut sude hita mamora.</p>
<p><strong>Selamat Taon Baru ma dihita sude, Horas!</strong> <img src='http://manik.web.id/smilies/yahoo_love.gif' alt='&#58;&#88;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#88;' /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manik.web.id/2009/12/29/naung-salpu-taon-naburuki.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Download Lagu Batak</title>
		<link>http://manik.web.id/2009/12/23/download-lagu-batak.html</link>
		<comments>http://manik.web.id/2009/12/23/download-lagu-batak.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2009 17:56:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Manik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Batak]]></category>
		<category><![CDATA[Gondang]]></category>
		<category><![CDATA[lagu]]></category>
		<category><![CDATA[lirik]]></category>
		<category><![CDATA[mp3]]></category>
		<category><![CDATA[natal]]></category>
		<category><![CDATA[rohani]]></category>
		<category><![CDATA[toba]]></category>
		<category><![CDATA[uning-uningan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manik.web.id/?p=906</guid>
		<description><![CDATA[Mudah-mudahan dengan mendengarkan lagu2 batak ini bisa menambah Kecintaan kita kepada Bahasa Batak dan menambah perbendaharaan kosakata Bahasa Batak kita semua. 
Franky Sihombing Feat. Dewi Guna Nababan
Dibagas Goar Mi
Link Download: http://bit.ly/7kttGn
Na Pasabam Rohakku
Link Download: http://bit.ly/8BAIqI
Songon Lali
Link Download: http://bit.ly/79Nn6Q
Franky Sihombing &#8211; Ama Na Manontongi (Bapa yang Kekal)
Link Download: http://bit.ly/7jAFsb
Franky Sihombing &#8211; Di Tikki Ro Pangunjunan I
Link [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mudah-mudahan dengan mendengarkan lagu2 batak ini bisa menambah Kecintaan kita kepada Bahasa Batak dan menambah perbendaharaan kosakata Bahasa Batak kita semua. <span id="more-906"></span></p>
<p><strong>Franky Sihombing Feat. Dewi Guna Nababan</strong></p>
<p>Dibagas Goar Mi<br />
Link Download: http://bit.ly/7kttGn</p>
<p>Na Pasabam Rohakku<br />
Link Download: http://bit.ly/8BAIqI</p>
<p>Songon Lali<br />
Link Download: http://bit.ly/79Nn6Q</p>
<p>Franky Sihombing &#8211; Ama Na Manontongi (Bapa yang Kekal)<br />
Link Download: http://bit.ly/7jAFsb</p>
<p>Franky Sihombing &#8211; Di Tikki Ro Pangunjunan I<br />
Link Download: http://bit.ly/8dbWb1</p>
<p>Janji Mi Songon Biccar Ni Ari<br />
Link Download: http://bit.ly/8JJp1J</p>
<p>Sasado Ho Jesus<br />
Link Download: http://bit.ly/5deDXV</p>
<p>Julita Manik feat. Julius Sitanggang &#8211; Marlojong Au Tu Ho (Kuberlari PadaMu)<br />
Link Download: http://bit.ly/7B7RG0</p>
<p><strong>Trio SANTANA ROHANI Gondang Uning-uningan</strong></p>
<p>Arbab http://bit.ly/8gSQCN<br />
Dison Adong Huboan Tuhan http://bit.ly/8LiQYA<br />
Sahat Ula Tohonanmi http://bit.ly/6pRQAw<br />
Somba Ma Debata http://bit.ly/61HgxB<br />
Dang Leleng Be Tingkina http://bit.ly/8dDota<br />
Aha Ulaning Tuhan http://bit.ly/4FlyBQ<br />
Somba Ma Jahowa http://bit.ly/7m7GN8<br />
Puji ma Jahowa Mardongan Uning-Uningan http://bit.ly/5RXOO9<br />
Surgo I http://bit.ly/8IdWPJ<br />
Unang Ho Mabiar http://bit.ly/7A3jOH</p>
<p><strong>KOOR BAKHTI</strong><br />
Endehon ma jahowa http://bit.ly/8Vneja<br />
Didia do debata http://bit.ly/8LYslO<br />
Jesus parholong roha http://bit.ly/8WiNzB<br />
Jahowa siparmahan au http://bit.ly/7cKnzg<br />
Molo naeng martuaho http://bit.ly/4P1hBh<br />
O debatangku http://bit.ly/7CsLed<br />
Molo ro sihol sohononki http://bit.ly/8hiFV1</p>
<p><strong>Koor Gondang Uning-uningan</strong><br />
Choir &#8211; Tole Endehon download: http://bit.ly/5sOqdd</p>
<p><strong>Charles Simbolon feat. Juli Manurung</strong></p>
<p>Dorma Si Junde_Lancang Kuning _ Download http://bit.ly/8KpA5U<br />
Ee Dang Maila Ho_SriLangkat &#8211; Download http://bit.ly/5weYte<br />
Lupa Pe Akka Na Lupa_Serma Dengan-Dengan -Download http://bit.ly/7ywk8x<br />
Mariam Tomong_Piso Surit &#8211; Download http://bit.ly/8krdPP<br />
Surle Di Surle_Si Kuda Gara &#8211; Download http://bit.ly/5kM2du<br />
Taradi Gadingdang_Eta Mangalap Boru &#8211; Download http://bit.ly/8IxYhu<br />
Tumba Do_Si Kacang Koro -Download http://bit.ly/6dNgQI<br />
Utte Malau_Si Boru Enggan &#8211; Download http://bit.ly/5YxBQR</p>
<p><strong>Tilhang Gultom &#8211; Opera Gondang Batak</strong></p>
<p>Opera Serindo &#8211; Anak Tading-Tadingan http://bit.ly/4O7J9J<br />
Opera Serindo &#8211; Harambir Ni Si Lindung http://bit.ly/4C9xgK<br />
Opera Serindo &#8211; Hu Tongos Surathu http://bit.ly/7PAod1<br />
Opera Serindo &#8211; Ipe Ito Haholongan http://bit.ly/7uwZuG<br />
Opera Serindo &#8211; Ito Pargaulan http://bit.ly/6SEI1W<br />
Opera Serindo &#8211; Molo Habang Ho Lali http://bit.ly/5GVLTI<br />
Opera Serindo &#8211; Rege-Rege http://bit.ly/5TihCs<br />
Opera Serindo &#8211; Si Ose Padan http://bit.ly/6tKVmS<br />
OPera Serindo &#8211; Supir Motor http://bit.ly/7ZghXp<br />
Opera Serindo &#8211; Tudia Nama Ahu Na Dangol On http://bit.ly/6UwltQ</p>
<p><strong>Instrumental Gondang Natal</strong></p>
<p>Trio Ambisi ( Christmas in Toba ) &#8211; Sai Ro Ma Tu Bara Download: http://bit.ly/55ObAA<br />
Turman Sinaga &#8211; Akka Biru-biru Download: http://bit.ly/7vp7Am<br />
Turman Sinaga &#8211; Halalas Ni Roha Godang Download: http://bit.ly/81nSCT<br />
Turman Sinaga &#8211; Hatuaon Do Download: http://bit.ly/7VfwrR<br />
Turman Sinaga &#8211; O Come_ All Ye Faithful Download: http://bit.ly/8IlY7X<br />
Turman Sinaga &#8211; Ria Ma Hita Sasude Download: http://bit.ly/5UUw54<br />
Turman Sinaga &#8211; Sai Ro Ma Tu Bara Download: http://bit.ly/4VUXkz</p>
<p><strong>Bonus;<br />
Album Rohani Barat berirama SKA:</strong><br />
The Insyderz &#8211; In the secret Download: http://bit.ly/8DW6Mp<br />
The Insyderz &#8211; He Has Made Me Glad Download: http://bit.ly/4z3fjR<br />
The Insyderz &#8211; Ancient of Days Download: http://bit.ly/8HUCqo</p>
<p><strong>Mix Gondang with Techno, Trance, Hiphop</strong><br />
Electro Tehco Christmas Download: http://bit.ly/8Znjmn<br />
Blow Of Gondang Download: http://bit.ly/34PniD<br />
Gondang Trance Hiphop Download: http://bit.ly/wez9T</p>
<p><strong>Partopi Tao Group &#8211; Gondang Uning-Uningan</strong></p>
<p>Partopi Tao &#8211; Hata Sopisik http://bit.ly/7BvQfm<br />
Partopi Tao &#8211; Hu Abing Ma Ho Boru http://bit.ly/7KUSxM<br />
Partopi Tao &#8211; Si Lima Puak http://bit.ly/71ywet<br />
Partopi Tao &#8211; Marapul-Apul http://bit.ly/5pZN5U<br />
Partopi Tao &#8211; Na Sundat Sikkola http://bit.ly/4LyNOn<br />
Partopi Tao &#8211; Sakkae Horbo http://bit.ly/7SHFv2<br />
Partopi Tao &#8211; Si Buruk http://bit.ly/71v07a<br />
Partopi Tao &#8211; Si Boru Mauas Male http://bit.ly/52TOsn<br />
Partopi Tao &#8211; Si Bukka Pikkiran http://bit.ly/6pLfFw</p>
<p><strong>Simatupang Sisters</strong></p>
<p>Hasangapon Namarujung &#8211; Download http://bit.ly/7BGGL5<br />
Lali Nahabang &#8211; Download http://bit.ly/4IkndH<br />
Maila Au &#8211; Download http://bit.ly/7XfwCQ<br />
Makkaholongi Pargabus &#8211; Download http://bit.ly/7Rbpj0<br />
Mate Diratto &#8211; Download http://bit.ly/8EK4F4<br />
Sega Nama Ahu &#8211; Download http://bit.ly/7wiHeD<br />
Songon Nipi &#8211; Download http://bit.ly/8GfeNr<br />
Toropdo Natarjou &#8211; Download http://bit.ly/696vBt<br />
Tudia Luluakku &#8211; Download http://bit.ly/6zJLWJ<br />
Tudos Tubulungmotung &#8211; Download http://bit.ly/4sOJOA</p>
<p><strong>Compilation &#8211; Gondang Batak of North Sumatra</strong><br />
1. Gondang Hasapi Ensemble &#8211; Horud Baling {3:29}<br />
2. Gondang Hasapi Ensemble &#8211; Parsirangan {2:24}<br />
3. Gondang Hasapi Ensemble &#8211; Haro-Haro {3:47}<br />
4. Gondang Hasapi Ensemble &#8211; Patahuak ni manuk {3:34}<br />
5. Gondang Hasapi Ensemble &#8211; Pege sakarimpang {2:09}<br />
6. Gendang Lima Sendalanen &#8211; Anggok/Iyo-Iyo {5:16}<br />
7. Gendang Lima Sendalanen &#8211; Simalungun Rayat; Katoneng-katoneng {9:51}<br />
8. Gondang Bulu &#8211; Jolo-jolo turun {4:08}<br />
9. Gondang Bulu &#8211; Marungut-ungut {3:05}<br />
10. Gondang Bulu &#8211; Marsitogal {2:29}<br />
11. Gondang Sabangunan &#8211; Alu-alu tu Mula Jadi na Bolon {5:08}<br />
12. Gondang Sabangunan &#8211; Malim {2:59}<br />
13. Gondang Sabangunan &#8211; Hata Sopisik {4:44}<br />
14. Gondang Sabangunan &#8211; Batara Guru {5:46}</p>
<p>Link Download All Song&#8217;s:<br />
http://bit.ly/56fpdZ  dan  http://bit.ly/6kksFN</p>
<p><strong>Various Artist &#8211; Instrumental Music of the Toba Batak and the Karo Batak Northern Sumatra</strong></p>
<p>CD 1 &#8211; Gondang Toba<br />
01. Gondang somba-somba<br />
02. Gondang hata so pisik<br />
03. Gondang didang-didang habonaran<br />
04. Gondang parsiarabu/ndang tartangishon<br />
05. Gondang Mulajadi na Bolon<br />
06. At a funeral<br />
07. At a funeral (Cont.)<br />
08. Tortor adat<br />
09. Tortor adat (Cont.)<br />
10. Tortor adat (Cont.)<br />
11. Gondang si unte manis<br />
12. Gondang Mulajadi na Bolon<br />
13. Gondang si manuk-manuk<br />
14. Gondang si unte manis</p>
<p>CD 2 &#8211; Gendang Karo<br />
01. Music fro guro-guro aron: gendang tari lima serangkai<br />
02. At a Funeral Procession: Gendang si arak-araken<br />
03. Erpangir kulau: Gendang tuldik kupuloon<br />
04. Adat Dance: Gendang Simalungun Rayat<br />
05. Gendang Toba<br />
06. At a Wedding: Gendang sikat<br />
07. Dance of Possession by the guru sipaso: Gendang peseluken<br />
08. Recalling the tendi</p>
<p>Link Download All Song&#8217;s:<br />
Part 1: http://bit.ly/5mSh8D<br />
Part 2: http://bit.ly/4WLvtZ<br />
Part 3: http://bit.ly/5aSMqd<br />
Part 4: http://bit.ly/8TM5Af</p>
<p><strong>HUNTER</strong><br />
Ervina Simarmata &#038; Ruth Sihotang &#8211; Tangianghon Au Inang<br />
Download: http://bit.ly/4znaPf</p>
<p>La Rosa &#8211; Tona<br />
Download: http://bit.ly/83kPN7</p>
<p>Kristina Silalahi &#8211; Ho Do Bintang Hu<br />
Download: http://bit.ly/24N06G</p>
<p>Elios Group &#8211; Boasama<br />
Download: http://bit.ly/6CyCBA</p>
<p>Gorga &#8211; Martua Na Sabagas<br />
Download: http://bit.ly/8VX3ng</p>
<p>Lea Simanjuntak &#8211; Inang<br />
Download: http://bit.ly/8GTbYb</p>
<p><strong>REKAMAN:</strong><br />
Rusmawati Gultom &#8211; Naung Salpu Taon Naburuki<br />
http://bit.ly/5gA4bk</p>
<p><strong>BONUS:<br />
Lagu HipHop Rohani Barat:</strong></p>
<p>Go Fish &#8211; If You re Happy and You Know It (Jika Kau Suka Hati Tepuk Tangan)<br />
http://bit.ly/8dubMt</p>
<p><strong>SUGGESTION:</strong><br />
PLEASE BUY THE ORIGINAL CD, AFTER YOU HAVE DOWNLOADED THE SONGS.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manik.web.id/2009/12/23/download-lagu-batak.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Protected: LEBAYdotJapurutdotCOM</title>
		<link>http://manik.web.id/2009/12/06/lebaydotjapurutdotcom.html</link>
		<comments>http://manik.web.id/2009/12/06/lebaydotjapurutdotcom.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2009 23:58:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Manik</dc:creator>
				<category><![CDATA[Campuran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://manik.web.id/?p=878</guid>
		<description><![CDATA[There is no excerpt because this is a protected post.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<form action="http://manik.web.id/wp-pass.php" method="post">
<p>This post is password protected. To view it please enter your password below:</p>
<p><label for="pwbox-878">Password:<br />
<input name="post_password" id="pwbox-878" type="password" size="20" /></label><br />
<input type="submit" name="Submit" value="Submit" /></p></form>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://manik.web.id/2009/12/06/lebaydotjapurutdotcom.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
