Perawan ? Perjaka ? Apakah definisi yang tepat untuk kedua kata tersebut, apa yang terlintas dipemikiran/benak kita jika kita mendengar atau membaca kata-kata tersebut diatas ?
Perawan, virgin kata yang ditujukan untuk kaum hawa, sedangkan perjaka kata yang ditujukan untuk kaum adam, susunan kalimat yang seperti apakah yang tepat untuk kita gambarkan untuk kata virgin, dalam kamus besar bahasa Indonesia, kata perawan adalah *****, sedangkan perjaka adalah *****, sedangkan didalam penilaian secara wawancara terhadap 10 orang, 5 perempuan dan 5 laki-laki, perjaka itu digambarkan seorang lelaki yang belum pernah melakukan hubungan layaknya suami-istri (sex), begitu juga dengan kata perawan, seorang perempuan yang belum pernah melakukan hubungan seksual. Jika kita simak secara seksama dari penjelasan diatas, berarti kita sudah bisa ambil kesimpulan apa yang dimaksud dari kata-kata perawan dan perjaka.
Yang menjadi pertanyaan dari artikel ini adalah,
1. Sejauh manakah seseorang itu dikatakan perjaka atau perawan ?
2. Adakah aturan yang bisa membuktikan jika seseorang itu masih perjaka atau perawan ?
3. Seberapa pentingkah keperjakaan dan keperawanan itu jika dilihat dari sudut pandang agama ?
4. Dan seberapa pentingkah perjaka atau perawan itu jika dilihat dari gaya hidup seseorang (life style) ?
5. Perlukah keperjakaan atau keperawanan itu dipertahankan sampai pada saat seseorang itu sudah resmi menjadi pasangan suami-istri ?
By: JOR
Facebook Comments
2 Responses to “Perawan dan perjaka”







yahhhhh… ko pertanyaan doang c. mane jwb-annya.
tapi apakah benar perjaka adalah laki-laki yang belum pernah berhubungan seksual? lalu yang dikategorikan berhubungan seksual itu yang seperti apa? apakah benar-benar penis masuk ke liang vagina? atau petting itu juga termasuk berhubungan seksual? nah lo? tinggal tanyakan kepada hati masing-masing individu.