Sori kalo kelamaan, sori sori… soalnya aku ga lewat jalan biasanya, aku lewat jalan yang sana…“
“Loh, kenapa? kan muter tuh… Lagian itu kan punya SIM… STNK juga dibawa kan…?”
“Iya sih…, cuman males aja urusan ama mereka, seringnya suka cari-cari sih..”
Sepertinya lebih banyak orang yang lebih suka cari alternatip jalan lain (biarpun itu lebih jaoh dan kudu muter muter) daripada harus berurusan dengan pulisi, padahal SIM dan STNK (plus KTP) lagi nangkring manis didalam dompet.
Ada apa ini? ![]()
Kalo dari pengalaman pribadi sih, rata-rata mereka itu emang suka cari-cari, semua persyaratan udah lengkap, tapi masih ada aja yang salah!. Percaya atau tidak… teman saya kena tilang cuman gara-gara pake sandal jepit!. Kata pak pulisi-nya “kalo naek motor ngga bole pake sandal jepit, berbahaya bla bla bla yadda yadda yadda…”. Duh, kalo masalah ga ada kaca spion atau lampu sein kayaknya masih masuk akal deh, lha ini… cuman gara-gara sandal jepit! bwe he he..
Bulan Agustus taon lalu, nggak cuman pengendara motor, becak ama segala jenis sepeda pancal pun kena “tarik” Rp. 20.000 hanya karena ga masang bendera merah putih. Nah, lo.. emangnya pasang bendera di kendaraan itu jadi keharusan? jadi kewajiban? Setahu saya… itu tergantung dari kesadaran dari semua pengendara, mau pasang bendera di kendaran atau tidak.
Mereka (pulisi) baru brenti narik “iuran” dari pengendara setelah ada laporan yang masuk ke kapolres plus banyaknya media massa yang mengulas fenomena indah tentang kehebatan mereka dalam hal mencari kesalahan.
Memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat (meliputi aspek security, surety, safety dan peace) sehingga masyarakat bebas dari gangguan fisik maupun psykis.
Kalo ngeliat point pertama dari visi pulisi adalah memberikan aspek PEACE (kedamaian / kenyamanan), lalu kenapa masih banyak orang berkecenderungan menghindari pulisi?
Tanya… kenapa ![]()
Halah! Mbuh… he he he
Konstribusi: www.vireli.com
Facebook Comments
13 Responses to “Tanya… kenapa?”







Terkadang butuh kesadaran dan kerjasama juga dari kedua belah pihak. Kalo masyarakat merasa tidak salah, saya kira tidak perlu takut. Termasuk juga untuk melaporkan ketidak adilan yang diterimanya kepada atasan si Polisi tadi. Sebaliknya Polisi juga mungkin bisa segera menangkap gelagat yang tidak mengenakan dari masyarakat atas perbuatan oknum yang merusak nama dan citra Polisi sendiri, karena selama ini memang adakalanya masyarakat tidak merasa aman dan nyaman jika ada Polisi.. malah lebih merasa takut dan akibatnya menghindar dari Polisi.
Saya ga tau kenapa lho.. sueerrr… hehehe
pertamax…..
tanya polisinya sendiri aja bang…
polisi itu kan yg sering melintang di tengah jalan, trus klo kelindes bikin bunyi gedubrak n suka nyangkut di mobil ceper? eh salah ya…itu polisi tidur
keduax! emang ada? klo ga ada premium aja deh!
kalau ditanya kenapa, berarti harus jawaban tepat yang diberikan
kalau jawaban kemudian diikuti suatu pembenaran, malas juga nangkring disini..
singkat kata, no comment
wih.. rahasia umum..
no coment ah..
tanyakan kenapa..
(pendatang baru.. )
tapi polisi2 di jkrt kayaknya lebih bermoral..
ga mau di sogok…
makanya aku berani mengendarai motorku
tiap hari tanpa SIM dan KTP..
moga2 ga kena tilang…
hmmm… aku juga gak tau jawabannya…
hi…
.
*hehehehe*
panggil apa yach enak nya
thanks a lot for stopin by at jo blog’s yach bang/kak/tulang/ompung etc
Polisi….dihindari tapi juga dicintai kok ….
Semakin kita hindari, setiap tahunnya semakin banyak aja tuh yang melamar menjadi polisi *hehehehe* ironis sih, but this is the fact.
Tanya kenapa???
cheers
-jo-
Mampir lagi
*
*hihihihihihihi
Yups, lagi OL. …
Pariban… hmmm *panggil manik aja deh
manik – manik mata
Ada dunks, wong tiap hari ketemu ma pak Polisi
di tengah jalan, lagi ngatur lalu lintas
hehehehehe…..
cheers
Secara negara Indonesia berpedoman ama yang namanya UUD (Ujung Ujungnya Duit). Jadi aparatur negaranya ya berpegangan ama UUD kali yakz… Polisi emang ngeselin….
Polisi Oh Polisi …… Banyak Polisi yang suka Cari Uang dari pengendara Motor, tapi ada juga yang baik hati. Yang suka cari Uang yah Polantas lah, Nah yang baik hati, Brimob lah, karna gak boleh Nilang dia kan. hahahha. Oh iya, Hebatnya lagi sekarang ini, Hampir Semua polisi Jadi Polantas. Gak ada haknya Nyetop motor dan Nilang Kendaraan, tapi distop dan ditilang juga, Entah dari mana dia dapat Surat Tilang. Aneh kan? Pernah Liat di Salah Satu televisi Swasta gak, ada sebuah mobil di stop sama polantas, tapi gak mau berhenti, dikejer2 dapat, tapi lari lagi, sampai akhirnya dapat dan ditanya polisinya kenapa gak mau berhenti jawab pengendara itu ” habisnya disini memang sering di stop polantas yang suka cari gara gara, walaupun semua lengkap, tapi tetap aja minta duit” na loh !!!!!! Kalo ada Polisi yang baca Komentar Naomi ini, tolonglah dijelaskan itu pak polisi, kenapa bisa begitu.
Satu-satunya polisi yang ga bisa dihindari adalah polisi tidur. Bahkan oleh seorang polisi sekalipun