Silahkan dibaca, bagi yg mau merit ;))

PERNIKAHAN ADAT AFRIKA
Bangsa Afrika terdiri lebih dari 50 suku, dan di negeri tersebut terdapat lebih dari seribu macam budaya.

Para lajang Afrika modern yang telah meninggalkan keluarga dan kerabatnya, dewasa ini menikah karena alasan cinta, tapi masih banyak yang menikah karena alasan tradisi-tradisi lama. Agama-agama tradisional Afrika berpusat pada keselarasan keluarga, sehingga semua anggota keluarga terlibat dalam upacara perkawinan. Jelas, ini bukan sekedar perkawinan yang menyatukan dua individu, melainkan juga menyatukan dua keluarga. Dalam kepercayaan Afrika, semakin banyak anggota keluarga terlibat, semakin banyak kemakmuran akan diperoleh.

PERJODOHAN DAN PINANGAN
Perjodohan merupakan proses penyatuan dia keluarga. Proses ini diawalai dengan pesta kecil, di rumah ataupn di tempat kerja. Calon pengantin pria membuat daftar nama kerabat, sahabat atau sesepuh untuk melakukan pendekatan formal kepada keluarga calon pengantin wanita. Orang-orang dalam daftar nama tersebut berperan sebagai perantara dalam pembicaraan dan kesepakatan kedua keluarga. Sementara it, calon pengantin pria harus memikat hati calon mempelainya dengan persembahan emas, perhiasan, uang, ternak, kain dan berbagai barang lainnya. Semua persembahan itu menandakan bahwa calon pengantin pria mampu menyediakan nafkah dan berkeinginan menjadi bagian dari keluarga mempelai wainta. Pihka keluarga calon pengantin wanita menyatakan kesediaan dan penerimaannya dengan memberikan sejumlah hadiah kembali kepada calon pengantin pria.

UNDANGAN
Gulungan undangan yang dihias indah dan diikiat dengan tali serat kelapa, diantar ke para calon tamu undangan oleh para teman kedua calon mempelai. Anggota keluarga mengundang kerabat-kerabat lainnya secara lisan. Para tetangga di desa diundang dengan mendatangi rumah mereka satu-persatu.

PEMBEKALAN UNTUK PENGANTIN WANITA
Proses pembekalan ini merupakan kombinasi antara ritual memandikan calon pengantin wanita dan pelajaran pra-nikah baginya. Acara ini dipimpin oleh seorang wanita tokoh desa yang telah berpengalaman. Daslam pembekalan ini calon pengantin wanita dibekali pengetahuan tentang pria, mengelola rumahtangga dan mengasuh anak.

BUSANA
Pengantin pria dan wanita sama-sama mengenakan busana kebesaran Afrika yang terbuat dari kain tenunan tangan, sebagai raja dan ratu sehari. Kain untuk busana ini disebut kente atau asa-oke, tergantung tempat asal pembuatannya. Kain kente yang sangat cerah warna-warninya ini dikombinasi dengan bubah yaitu jubah tradisional dengan warna yang sesuai, dan juga baju panjang dengan ujung panjang berlipat, dan sebuah hiasan kepala.

Kulit kerang Cowrie dipakai sebagai bahan hiasan kepala pengantin wanita, juga untuk bahan perhiasan seperti anting-anting, kalung dan asesoris pakaian. Kerang Cowrie berasal dari pesisir barat Afrika dan melambangkan kekuatan dan keindahan.

Kepang rambut – dari Senegal sampai Somalia, rambut pengantin wanita selalu ditata dalam bentuk kepang yang indah. Selama upacara pernikahan berlangsung, kepangan rambut bahkan digunakan sebagai cadar untuk menutupi muka pengantin wanita, sebagai symbol kerendahan hati.

Kain – pihak keluarga kedua mempelai bersama-sama mengumpulkan berbagai macam kain, termasuk untuk pakaian dalam, yang diharapkan cukup untuk dipakai selama satu tahun pertama perkawinan mereka. Kain menjadi bagian dari mas kawin.

RESEPSI/PESTA
Di Afrika, ternak sangat berharga, dan di banyak daerah sering terjadi kelangkaan daging. Oleh karenanya, penyembelihan sapi, kambing dan ayam sebagai hidangan pesta pernikahan merupakan tanda kemakmuran.

MAKANAN
Makanan utama sangat penting secara simbolis maupun secara kenyataan. Para tamu undangan menyumbangkan makanan utama kepada pengantin baru dalam pesta pernikahan, misalnya roti, garam, anggur dan , roti, dan terkadang madu. Persembahan paling tradisional adalah beras, yang melambangkan Pasangan baru ini juga menerima uang tunai.The couple also receives money as in the western world. Rice is traditional, a grain symbolizing fertility. Secara simbolis beras juga dipersembahkan dalam bentuk nasi matang dengan lauk ikan laut, daging dan sayur-sayuran.

PASCA PERNIKAHAN
Malam hari setelah upacara pernikahan dilakukan upacara kecil, pindahnya mempelai wanita ke rumah suaminya, sebagai symbol ketaatan seorang istri dalam mengawali kehidupan rumahtangga.

PERNIK-PERNIK UPACARA
Leluhur – Upacara pernikahan Afrika sesungguhnya merupakan suatu persilangan pertemuan antar anggota keluarga, antara yang masih hidup dengan yang sudah mati. Di banyak masyarakat Afrika, dilakukan upacara-upacara doa kepada para dewa dan juga kepada arwah para leluhur, agar bisa diperoleh kebahagiaan, kemakmuran dan panjang umur bagi kedua mempelai.

Pengucuran air – Ritual ini dilakukan dengan air suci; pendeta melakukannya untuk mengundang para dewa dan arwah para leluhur kedua mempelai agar memberkati mereka dengan perkawinan yang bahagia.

Mengikatkan tali – Banyak pernik upacara yang beragam dalam masyarakat Afrika, namun ada satu tradisi yang tersebar luas di seluruh benua hitam ini, yaitu upacar mengikatkan tali pernikahan. Kerabat dan tamu undangan tertentu mengikatkan seutas kulit, tali atau sulur tanaman ke kedua mempelai, untuk mengikat keduanya dalam tali perkawinan. Ikatan simbolis ini dilakukan di pergelangan tangan ataupun di pinggang.

PERNIKAHAN ADAT CINA
PERJODOHAN DAN PERTUNANGAN
Seringkali seorang peramal dilibatkan dalam menentukan tanggal pernikahan dan hitungannya beerdasar tanggal lahir kedua calon mempelai dan keluarga mereka. Tak jarang perhitungannya sedemikian rinci, sampai ke tanggal-tanggal lamaran, tanggal pengiriman persembahan pertunangan bagi keluarga calon mempelai wanita; semuanya dihitung cermat dengan sistim astrologi. Meskipun kebanyakan bangsa Cina menikah dengan dasar cinta, masih terdapat pernikahan yang bersifat perjodohan, dimana mak comblang dari kedua pihak menjadi perantaranya.
Pada hari diumumkannya pertunangan, keluarga calon pengantin pria mengirimi teman dan keluarga mereka paket yang berisi kue-kue manis yang dikemas dengan indah dan dihiasi dengan huruf Cina yang artinya Kebahagiaan Ganda atau huruf-huruf Cina lainnya yang berarti Lima Anak Lelaki dan Lima Anak Perempuan – angka-angka simbolis untuk jumlah keturunan maksimal yang diinginkan di masa depan.

MENYIAPKAN RANJANG PENGANTIN
Untuk menata ranjang pengantin, diundang dua orang yang dianggap bahagia pernikahannya, agar bisa menularkan berkat kebahagiaan perkawinan mereka kepada calon pasangan baru.

PENGANTIN WANITA MENINGGALKAN RUMAHNYA
Ada 2 upacara pengantin wanita meninggalkan rumahnya. Yang pertama cara tradisional dimana si pengantin wanita berangkat sendiri ke rumahnya yang baru. Yang kedua adalah cara kontemporer yang melibatkan pengantin pria, yang datang menjemputnya dan tak jarang dengan perayaan kecil sepanjang perjalanan.
• CARA TRADISIONAL. Di masa modern sekarang, cara tradisional pindahnya pengantin wanita ke rumah barunya dilakukan dengan naik mobil, tapi juga ada yang dilakukan dengan tandu hias. Pengantin wanita mengenakan kerudung muka warna merah, perjalanannya diiringi pukulan gong untuk mengusir roh jahat, dan ditudungi paying merah untuk menghindari tatapan mata surga. Pengantin wanita membawa sebiuah apel sebagai simbol kedamaian dan keselarasan.
• CARA KONTEMPORER. Pagi-pagi sekali di hari pernikahan, pengantin pria dan para pria pendampingnya databng ke rumah pengantin wanita dengan mobil yang dihias indah. Untuk masuk ke rumah calon mempelainya, si pengantin pria (dengan dibantu para pendampingnya) harus menjawab serangkaian pertanyaan oleh para gadis pendamping pengantin wanita. Tajk jarang si pengantin pria juga diminta menyanyikan lagu cinta, atau diminta melakukan push-up untuk memamerkan kekuatannya. Setelah itu, pengantin pria memberi angpau kepada para gadis itu. Setelah rombongan pengantin pria diijinkan masuk, calon pasangan baru ini secara seremonial mempersembahkan secangkir the kepada para tetua keluarga, yang kemudian memberi mereka hadiah pernikahan yang dibungkus kertas mearh.

PENGANTIN WANITA TIBA DI RUMAH PENGANTI PRIA
Kembang api dan mercon dinyalakan untuk menyambut kedatangan pengantin wanita, sekaligus untuk mengusir roh jahat. Dalam cara tradisional, pengantin pria melepaskan tiga anak panah ke udara untuk mengusir roh jahat. Seorang anak kecil dari pihak keluarga penganti pria ditigasi untuk mempersembahkan sebuah jeruk sebagai symbol keberuntungan, dan seorang wanita sesepuh keluarga membawa pengantin wanita ke sebuah kamar dimana ia menantikan si pengantin pria.
Pasangan baru ini berdoa untuk menghormati langit dan bumi dan juga para leluhur pengantin pria. Pengantin pria kemudian menyingkapkan kerudung mempelainya. Keduanya lalu minum anggur dari cawan yang disambungkan dengan seutas benang merah. Keduanya saling menyuapi minuman, satu teguk secara bersamaan., sebagai symbol keselarasan dalam hidup perkawinan mereka. Anak-anak diundang masuk ke kamar pengantin untuk melompatr-lompat di atas ranjang pengantin yang telah ditebari biji teratai, uang logam, buah jeruk, kurma merah kacang dan delima. Buah-buahan tersebut menjadi lambang kesuburan agar pasangan baru ini diberkati dengan banyak anak.

PENGANTIN WANITA MENYUGUHKAN TEH
Pengantin wanita menuangkan the untuk disuguhkan kepada semua anggota keluarga pengantin pria, dimulai dari yang tertua. Untuk menunjukkan bahwa mereka menerima si pengantin wanita, mereka memberinya lae see, yakni sebuah amplop merah berisi uang atau perhiasan. Ritual peyugughan the ini bisa dilakukan di restoran atau gedung pertemuan dimana resepsi pernikahan diselenggarakan.

PERNIKAHAN ADAT INGGRIS
ARAK-ARAKAN PERNIKAHAN
Di desa-desa lama Inggris pengantin wanita dan rombongannya diarak seacara tradisional dengan berjalan ke gereja, dengan gadis-gadis kecil penabur bunga di ujung depan arak-arakan. Pengantin wanita berjalan mengikuti taburan bunga agar perjalanan hidup rumahtangganya penuh bunga kebahagiaan. Bunga ivy, sebagai simbol kesetiaan perkawinan juga sering digunakan sebagai taburan perjalanan ke gereja. Ada kepercayaan, jika dalam perjalanan ke gereja pengantin wanita melihat seorang penyapu cerobong asap, maka akan banyak keberuntungan dalam rumahtangganya yang baru, sehingga banyak pasangan yang sengaja menyewa tukang sapu cerobong untuk datang ke pesta pernikahan mereka. Saat rombongan tiba di gereja, lonceng-lonceng gereja dibunyikan dengan satu nada; nantinya saat pasangan yang baru diberkati berangkat meninggalkan gereja, barulah lonceng gereja dibunyikan dengan nada dan lagu yang berbeda.

BUSANA PENGANTIN
Di daerah-daerah yang banyak menggunakan kuda, pengantin wanita membawa sepatu kuda yang berhias pita sebagai simbol keberuntungan saat ia berjalan ke gereja. nantinya sepatu kuda itu dipasang di atas pintu rumah, sehingga keberuntungan hari pernikahannya tetap terbawa sepanjang hidup rumahtangganya.

MAKANAN
Kue pengantin biasanya berupa kue buah yang dibuat dengan buah cherry kering, kismis dan kacang almond dan selai marzipan. Lapisan paling atas roti itu disebut “lapisan Kristen” dan disimpan dalam freezer oleh pasangan baru nini sampai tibanya hari pembaptisan bagi anak pertama mereka

PERNIKAHAN ADAT FINLANDIA
PESTA AKHIR MASA LAJANG
Bangsa Finlandia sangat suka berpesta, dan slah satu pesta meriah mereka adalah polttarit, yakni pesta minum di petang hari yang dimeriahkan dengan berbagai permainan, termasuk menjahili calon pengantin pria dan wanita. Calonpasangan itu biasanya diculik dan dibawa ke pesta yang terpisah. Pengantin wanita diajak ke acara makan malam sederhana di sebuah restoran, lalu didandani dengan kostum lucu dan disuruh menyanyi dihadapan orang yang belum dikenalnya, dan sering juga diharuskan mengenakan suatu tanda yang yang mengundang orang lewat untuk menciumnya. Sementara itu, calon pengantin pria biasanya diajak ke rumah sauna yang dilengkapi dengan bar.

MENGUMPULKAN HADIAH
Calon pengantin wanita berkeliling desa mengumpulkan hadiah dari rumah ke rumah dan mengumpulkannya ke dalam sebuah sarung bantal. Saat melakukannya, ia ditemani oleh seorang wanita tua yang telah menikah, yang menudunginya dengan sebuah payung. Dewasa ini payung masih digunakan sebagai dekorasi pada pesta pernikahan, dan sebuah payung kecil atau parasol dengan warna yang sesuai dengan gaun pengantin juga digunakan oleh pengantin wanita.

RESEPSI
Para tamu datang mendekati kursi pelaminan dan memasukkan uang ke dalam sebuah wadah bertutup selendang atau kain sutera yang dibawa oleh pasnagan pengantin baru. Para tamu biasanya memasukkan. Para tamu biasanya bersaing memberi sebanyak-banyaknya, karena ada seorang pemuda pendamping pengantin pria yang akan mengumumkan nama pemberi hadiah dan jumlah yang diberikannya.

DANSA
Untuk meramalkan berapa orang anak yang akan dimiliki oleh pasangan baru ini, wali baptis atau ibu mertua mempelai wanita meletakkan sebuah piring di atas kepala mempelai wanita yang sedang berdansa dengan suaminya. Ketika piring itu jatuh ke lantai dan pecah, semua orang akan menghitung berapa jumlah pecahannya yang melambangkan jumlah anak yang akan diperoleh pasangan baru itu.

SARAPAN PAGI DI HARI PERNIKAHAN
Pagi hari di hari pernikahan, orangtua mempelai wanita menyuguhkan sarapan pagi istimewa yang juga dihadiri oleh mempelai pria

PERNIKAHAN ADAT JERMAN
PERTUNANGAN
Pada saat pertunangan, masing-masing pasangan saling menukarkan cincin emas, yang dikenakan di jari manis tangan kiri sampai hari pernikahan tiba. Di hari pernikahan, cincin itu dipindah ke jari manis tangan kanan dan menjadi cincin kawin mereka.

PERSIAPAN PRA-PERNIKAHAN
Orang Jerman merayakan malam sebelum hari pernikahan sebagai acara polterabend, yang artinya “petang berpesta” Acara ini juga dianggap sebagai gladi bersih untuk pesta pernikahan hari berikutnya, dan dilanjutkan dengan persembahan drama pendek atau pantomim spontan yang meramalkan gambaran kehidupan calon pasangan baru yang akan menikah besok.
Di akhir pesta, semua orang berdansa, dan diakhiri dengan membanting peralatan makan minum yang terbuat dari kaca, gelas atau keramik., melambangkan awal hidup baru bagi pasangan mempelai, yang tidak akan makan dan minum dari perlatan-peralatan tadi. Sang calon pengantin wanita dengan senang hati menyapu pecahan-pecahan peralatan tersebut, karena ini merupakan perlambang dirinya sebagai ibu rumahtangga yang baik.
Selama ribuan tahun orang Jerman percaya bahwa roh jahat selalu mengendap-endap di balik acara-acara bahagia dan bersiap menebarkan kegelapan. Bunyi-bunyian yang ramai akan menahan roh-roh jahat tetap di pesisr pantai, sehingga para tamu pada acara polterabend memukuli panci-panci, meletuskan cambuk dan memukul-mukulkan tongkat kayu untuk mengiringi tibanya hari pernikahan.

RESEPSI
Sebagai bentuk lain dari tradisi lama penculikan calon pengantin, teman-teman calon pengantin membuat permainan baru dalam adat Jerman, yaitu membujuk sang pengantin wanita untuk mentraktir minum sampanye di bar. Pengantin pria harus segera menemukannya, karena menurut tradisi, pengantin pria nantinya harus membayar traktiran di bar. Semakin lama dia menemukan calon istrinya, semakin banyak rekening yang harus dia bayar di bar.

LILIN
Kedua pengantin membawa lilin yang dihiasi pita dan bunga-bunga selama upacara pernikahan dan ini menjadi suatu sentuhan romantis, khususnya jika pesta pernikahan dilaksanakan di petang hari.

KERETA KUDA
Dalam tradisi awal, pengantin pria dan wanita pergi ke dan pulang dari gereja menaiki kereta yang ditarik dua kuda hitam.

UANG LOGAM DALAM SEPATU
manakala para pemain musik bersiap-siap memainkan alat-alatnya, pengantin wanita bangkit dari tempat duduknya, dan berpura-pura kesakitan. Kemudian ia memeriksa sepatunya dan ternyata ia mendapatkan sebuah uang logam di dalamnya. Pengantin wanita memberikan uang logam itu kepada para pemusik untuk membayar meraka agar memainkan musik terbaik mereka untuk pernikahannya.

TUKAR CINCIN
Acara trauringe, yang artinya “cincin kepercayaan” merupakan momen adat Jerman dimana penganti pria dan wanita saling bertukar cincin. Dalam adat jerman, biasanya pria menikah mengenakan cincin kawin; dalam acara tukar cincin, kedua mempelai mengenakan cincinnya di jari manis tangan kanan

PERNIKAHAN ADAT YUNANI
RESEPSI
Seperti adat Italia, pasaangan Yunani juga menyuguhkan kacang almond bergula kepada para tamunya, sebagai pengingat bahwa dalam kehidupan akan terjadi kepahitan dan kemanisan yang mungkin bisa terjadi bersama.

MAKANAN
Makanan tradisional Yunani yang disuguhkan biasanya kabobs kambing muda, yang diisi dengan campuran daun anggur, daun sejenis adas dan anggur manis Yunani.

DANSA
Saat perayaan atau resepsi mencapai puncaknya para tamu pria langsung berdansa kaslamantiano atau tarian melingkar yang ditarikan dengan penuh semnagat dan sukacita dan semangat . Dewasa ini, di kalangan masyarakat Yunani di Amerika, tamu wanita juga diperbolehkan ikut berdansa kaslamantiano.

UPACARA
Selama upacara berlangsung, para pelantun lagu tradisional menyanyikan lagu-lagun yang menganjurkan pengantin pria menghormati mempelainya. Si penganti wanita pun membantu suaminya berdiri di tengah hadirin. Semntara itu telah disiapkan dua ketul roti tawar berhias bunga, yang diikat dengan pita putih (sebagai simbol kesatuan dalam perkawinan). Diantara kedua mempelai yang telah berdiri, ditempatkan sebotol anggur. Kedua mempelai memotong pita pengikat, dan masing-masing meminum anggur sebanyak tiga tegukan (sebagai simbol trinitas dalam agama Kristen)
Setelah itu para tamu menaburi mereka dengan beras sebagai simbol kesuburan, atau dengan kacang almond bergula sebagai simbol manis pahitnya kehidupan.
Dalam upacara kecil ini, seorang koumbaros, yakni seorang tamu kehormatan (biasanya pendamping pengantin pria, atau wali baptisnya) memasangkan sebuah mahkota kepada pasangan baru yang berbahagia itu.

PERNIKAHAN ADAT HAWAI
Dalam upacara pernikahan Hawai’i dewasa ini, memang terasa ada dominasi budaya Barat. Namun, sebagian besar acaranya dilangsungkan dalam bahasa Hawaii dan sedikit bahasa inggris, dan pasangan yang sedang menikah mengenakan busana tradisional Hawai’i.

AHA
Pada acara pernikahan tradisional, seorang tamu menjalin serat kelapa menjadi sutas tali yang disebut aha, yang melambangkan terjalinnya dua kehidupan. Tak jarang pasangan pengantin menggunakan jalinan tali sebagai hiasan pesta pernikahan mereka atau bahkan mengenakan gelang jalinan tali berukuran kecil dari bahan serat sebagai pengingat. Tali semacam itu juga bisa dijalin menjadi bentuk lei untuk kedua mempelai.

HONI
Honi adalah tradisi saling mengusapkan ujung hidung sebagai ungkapan kasih sayang. Biasanya, agar menambah keromantisan acara pernikahan, honi juga didahului dengan ciuman kasih antara kedua mempelai.

HULA
Orang Hawai’i memiliki hula atau tari tradisional untuk setiap acara. Tari hula untuk pesta pernikahan bisa dilaksanakan sebelum, selama ataupun sesudah upacara. Arti pentingnya hula dalam suatu acara pernikahan sering harus dijelaskan oleh panitia pesta, khussunya bila ada tamu yang belum tahu banyak entang hula.

KAPA
Menikah dengan diselimuti kapa atau kain kulit kayu, merupakan adat Polinesia kuno yang melambangkan dua kehidupan pribadi yang telah disatukan.

KUILIMA
Bergandengan tangan di akhir upacara pernikahan atau selama upacara tukar cincin berlangsung merupakan adat Hawai’i yang disebut kuilima. Pasangan-pasangan pernikahan Hawai’i masa kini boleh bergandengan tangan selama upacara pernikahan berlangsung, dari awal sampai selesai

PERNIKAHAN ADAT INDIA
PERJODOHAN
Tradisi-tradisi pernikahan India yang didominasi tradisi Hindu cenderung mampu bertahan selama berabad-abad. Hal ini dikarenakan kebanyakan masyarakat desa-desa India masih memegang erat cara-cara tradisi mereka.
Seringkali persiapan pernikahan sudah dinmulai satu tahun sebelum datangnya hari istrimewa tersebut. Seorang ahli astrologi menentukan tanggal pernikahan berdasar tanggal-tanggal dan waktu lahir kedua calon mempelai, untuk menentukan tanggal pernikahan yang sakral yang akan membawakan keberuntungan dan kemakmuran bagi kedua mempela.
Proses pacaran tidak lazim di India. Dating is not common in India. Jika seorang pria tergila-gila pada seorang wanit saja, hal ini sudah bisa menjadi alasan bagi keluarga kedua belah pihak untuk melakukan pertemuan, melalui seoarng perantara.
Perjodohan Hindu biasanya diatur oleh seoarng gathak, yakni seorang sesepuh yang dihormati, yang bisa berasal dari kerabat calon pengantin pria maupun calon pengantin wanita. Terkadang, orangtua kedua belah pihak memberi ijin kepada kedua calon pengantin untuk bertemu untuk mengetahui apakah mereka menyukai calon suami/istri yang telah dipilihkan bagi mereka. Atau, di jaman modern sekarang, hal ini bisa dilakukan dengan melihat foto masingt-masing dan berbicara lewat telpon. Jadi, mereka baru akan bertemu untuk pertama kalinya, pada hari pernikahan mereka.
Hukum India modern sekarang mencoba menyingkirkan peraturan mas kawin, yang bisa sedemikian mahalnya sampai mengakibatkan banyak keluarga menjadi bangkrut. Secara tradisi, keluarga pihak pengantin wanita mengirimkan barang-barangnya, uang, pakaian atau hadiah-hadiah lainnya, agar nantinya si pengantin wanita bisa tetap menjalani gaya hidupnya semula. dalam By tradition, the woman’s family sent property, money, a wardrobe, or other gifts to the groom’s household so she could live in the style to which she was accustomed. Dewsa ini, praktek membayar mas kawin masih dilaksanakan meskipun secara lebih tersembunyi, dan biasanya berupa perhiasan atau barang-barang lainnya.

PERTUNANGAN
Segera setelah orangtua kedua pihak mencapai kesepakatan perkawinan, mereka mengadakan pesta pertunangan dimana mereka menyuguhkan hidangan-hidangan manis dan saling tukar-menukar hadiah makanan, kain dan perhiasan.

RESEPSI
Para kerabat memebri hadiah uang dalam keranjang kepada pasangan pengantin baru, untuk membantu mereka memulai rumahtangga baru.
Di antara sekian banyak hadiah itu, masih ada hadiah istimewa bagi pengantin pria, khusunya dalam pernikahan adat Gujarat, yaitu doa berkat dari beberapa wanita tua anggota kerabat, yang membisikkan diooa-doanya yang disebut saubbagyavati bhava ke telinga kanan pengantin pria.
Dalam adat Gujarat di India barat juga, saat pengantin pria dibasuh kakinya dan disuapi madu dan susu, saudara-saudara perempuan pengantin wanita mencuri sepatu pengantin pria, yang boleh memintanya kembali asal ditukar dengan tebusan berupa hadiah-hadiah.

MAKANAN
Menu-menu daerah menjadi bagian penting dalam pernikahan adat India. Dalam adat Punjab, menu penting itu berupa ayam mentega, dalam adat Bengal berupa ikan goreng, dalam adat Gujarat berupa mithi daal dan di lingkungan masyarakat Islam India, menu penting itu berupa biryani.

MUSIK
Musik pernikahan telah bergeser dari musik Hindu dan Gujarat murni, ke musik Hindi yang mengkombinasikan musik India dan musik bernuansa Barat.

PERNIKAHAN ADAT INDONESIA
UNDANGAN
Meskipun terkenal karena keramahan dan toleransinya, bangsa Indonesia ternyata cukup serius dalam hal undangan pernikahan yang biasanya tampil indah. Undangan yang berdisain kreatif ini biasanya juga menyampaikan terimakasih terlebih dahulu atas rencana kehadiran dan restu tamu yang akan diberikan kepada mempelai berdua. Adat dan sopan santun Indonesia menuntut kecermatan dan ketepatan dalam merespons suatu undangan. Respons yang kurang halus bisa mempengaruhi hubungan antar yang mengundang dan yang diundang. Meskipun diundang untuk hadir dalam upacara pernikahan, namun kebanyakan orang menghadiri resepsi/pestanya saja. Acara upacar yang lebih bersifat ritual cenderung dihadiri oleh keluarga dan teman dekat saja.

PESTA PERTUNANGAN
Datangnya hari pernikahan diumumkan melalui pertemuan yang cukup meriah. Para wanita mengenakan kain sutera berwarna cerah dan para tamu datang membawa hadiah seperti gula jawa dan kelapa untuk persiapan memasak yang menyajikan hidangan lauk bersantan, nasi ikan dan kue-kue.

PINGITAN
Sebelum hari pernikahan, pengantin pria dan wanita masing-masing dipingit untuk menjauhkan mereka dari roh-roh jahat yang mungkin ingin mencelakai mereka. Adat ini sebenarnya berfungsi sebagai perlindyuungan bagi kedua calon mempelai dari ketegangan yang sedang berlangsung selama masa persiapan pernikahan, dan agar kedua calon mempelai bisa beristirahat dan menenangkan diri, menjauhkan diri dari kegelisahan dan kekawatiran tentang hidup baru mereka nanti.

RESEPSI
Di pulau Jawa, resepsi dilaksanakan seminggu setelah pelaksanaan upacara pernikahan (kurun waktu seminggu setalah upacara pernikahan digunakan oleh pasangan pengantin baru untuk mendalami kerohanian dan menyucikan diri). Pada saat pesta berlangsung, jalan menuju ke ruang pesta dipagari oleh para anggota keluarga yang berpakaian indah, lengkap dengan barisan gadis-gadis pemegang untaian bunga yang disebut pagar ayu. Para tamu yang hadir sebelum kedua mempelai tiba di tempat pesta resepsi, bisa menyaksikan penyambutan mempelai yang didahului dengan para penari yang lemah gemulai. Sacara tradisi, para tamu juga bersaing memberi hadiah yang terbaik bagi kedua mempelai. Sebagai ucapan terima kasih dari pihak mempelai dan keluarga, para tamu menerima cinderamata.

MUSIK
Selama acara resepsi, dimainkan musik gamelan yang mengkombinasikan unsur alat musik logam, berbagai ukuran kendang dan gong

PERNIKAHAN ADAT JEPANG
RESEPSI
Kedua mempelai berterimakasih….

FOOD
Orang Jepang, yang menghargai simbolisme untuk melestarikan kerohanian, mengembangkan simbolisme ke dalam seni penyelenggaraan pesta pernikahan. Misalnya, simbloisme keseimbangan antara merah dan putih yang diwujudkan dalam bentuk sajian nasi merah atau ikan tuna merah ikan brim putih. Hidangan-hidangan yang disajikanpun mempunyai nama yang berhubungan dengan harapan-harapan positif, misalnya ikan tay disajikan, karena karti lain kata tay adalah “mujur”
Kerang juga merupakan makanan favorit karena kedua kulitnya yang saling mengatup menandakan persatuan yang harmonis. Buahpersik Jepang warna ungu disajikan karena ungu adalah warna cinta. . Plums are purple, the color of love, and they’re traditionally served at all festivals. Telur ikan roe bisa meramalkan jumlah anak. Lobster juga merupakan sajian favorit karena mahluk laut ini berwarna merah dan juga merupakan simbol doa khusuk dan umur panjang.
Kue pengantin disajikan dalam resepsi-resepsi Jepang ala Barat. Dalam respsi semacam ini ditambahkan acara pemotongan kue manis besar yang berisi selai kacang yang disebut komochi manjyu. Di dalam kue besar ini terdapat kue-kue serupa dalam ukuran kecil, dalam 5 macam warna, yang melambangkan anak-anak yang dinantikan oleh pasangan pengantin baru.

MUSIK
banyak pasangan pengantin baru menyukai hiburan tradisionla seperti samisen, yakni sebuah alat musik petik, kendang Jepang dan tari od-dio.

UPACARA
Di Jepang, upacara agama Shinto merupakan hal yang standar dan diatur oleh keputusan Kaisar. Namun jika pasangan pengantin menerapkan kombinasi adat Jepang dan Amerika, mereka akan lebih memilih upacara agama Buddha. Tak jarang, pasangan pengantin melakukan dua macam upacara, yakni satu adat Timur dan satu adat barat.
Intisari dari upacara pernikahan adat Jepang adalah san-san-kudo atau tradisi berbagi minum sake. Saat pengantin pria dan wanita minum sake dari cawan, mereka juga mengucapkan ikrar perkawinannya. (Dalam upacara versi Barat atau versi agama Budha, mata acara minum sake dilakukan saat resepsi pernikahan)
Agama Shinto juga memuja kami, yakni roh-roh yang mendiami seluruh bumi. Setiap desa dan tanaman pangan memiliki kami sendiri-sendiri, dan setiap roh leluhur menjadi kami. Jadi, inti dari upacara pernikahan Shinto adalah pemujaan roh-roh ini.
• Kedua mempelai duduk menghadap tempat pemujaan Shinto
• Pendeta yang memimpin perayaan memulai upacar dengan sebuah doa. Setelah itu, ia mempersembahkan sesaji makanan atau minuman kepada kami.
• Pendeta melaksanakan ritual penyucian semua orang yang hadir dengan mengibas-ngibaskan setangkai cabang yang bernama harai-gushi. Sambil melantunkan pujian kepada para dewa, sang pendeta memberkati kedua mempelai.
• Mata acara san-san-kudo, atau berbagi minum sake merupakan inti acara dan merupakan saat pengucapan ikrar perkawinan. Kedua mempelai duduk diam dan tenang (bangsa Jepang percaya bahwa ketenangan adalah keindahan). Meminum sake sama dengan mengharapkan panjang umur. Tiga cawan ditumpuk. Biasanya pengantin pria memulai dengan meminum tiga tegukan dari setiap cawan, lalu pengantin wanita melakukan hal yang sama. Kemudian mereka menyuguhkan sake kepada anggota keluarga lainnya, dengan urutan demikian: ayah pengantin pria, lalu ibunya, kemudian ayah pengantin wanita dan ibunya. Jika dalam pernikahan mereka, ada peran seorang perantara atau mak comblang, maka orang tersebut mendapat giliran minum berikutnya. Setelah itu, barulah dilanjutkan oleh para tamu undangan lainnya.
• Jika pasangan mempelai merencanakan mata acara tukar cincin, hal itu bisa dilaksanakan bersamaan dengan san-san-kudo.
• Pengucapan ikrar perkawinan dilakukan oleh mempelai pria, dan mempelai wanita hanya menyebutkan namanya saat diperlukan dalam pengucapan ikrar oleh mempelai pria. (naskah ikrar yang memuat janji kasih da kkepercayaan biasanya ditulis oleh para pendeta pengurus rumah ibadah dimana upacara pernikahan berlangsung)

PERNIKAHAN ADAT KOREA
RESEPSI
Dalam resepsi banyak digunakan tirai-tirai yang dihiasi bunga peoni sebagai perlambang kemakmuran dan kemujuran. Sementara simbol kekekalan jodoh dan kesetiaannya nya berupa bebek dan angsa.

MAKANAN
Perjamuan pernikahan Korea dikenal sebagai kook soo sang yang boleh disebut sebagai pesta bakmi yang melambangkan panjang umur dan kemakmuran. Dalam resepsi pernikahan Korea juga dikenal menu-menu yang wajib disajikan:
Jung jong – Sejenis sake Korea yang diminum oleh setiap tamu sebelum pesta.
Kook soo – Bila tamu memakan bakmi Korea yang dicampur dengan kuah ini, berarti mereka turut mengharapkan perkawinan yang panjang dan bahagia bagi kedua mempelai.
Yakshik – Berupa bola-bola nasi manis yang digulung dengan kismis dan kacang-kacangan, merupakan simbol harapan banyak anak.
Dok – Semacam ketupa berisi selai kacang manis, ditaburi wijen, dengan ujub harapan yang sama, yakni banyak anak.
Sajian pesta pernikahan lainnya berupa menu-menu tradisional Korea lainnya seperti kimchi, yang menjadi menu nasional, berupa acar kubis yang disajikan dengan berbagai cara, misalnya dengan udang dan cumi-cumi. Juga disajikan kalbee jim atau barbekiu iga.

UPACARA
Sama halnya dalam budaya-budaya Asia lainnya, Orang Korea juga punya pilihan pernikahan ala Barat atau ala Timur, atau kombinasi kedua elemen. Pernikahan adat kuno Korea disebut shingei dan masih dilestarikan sampai sekarang.
• Pengantin pria tiba di rumah pengantin wanita pada hari pernikahan. Ia didampingi oleh seorang sahabat, atau anggota kerabat yang pernikahannya bahagia. Pendamping ini membawa seekor angsa hidup yang melambangkan kesetiaan, dan juga membawa sebuah hadiah untuk ibu pengantin wanita. Jika sentuhan tradisinya masih kental, maka pengantin pria akan membawa seekor bebek, sebagai simbol kekekalan perkawinan.
• Para tamu mengantar penganti pria ke teresan, yakni sebuah meja yang diletakkan di sebuah tempat khusus dengan tirai berhias bunga peoni – simbol keindahan, kasih sayang, sekaligus simbol sex dan ……. Meja teresan ditata seperti sebuah altar penuh dengan benda-benda simbolis. Misalnya sepasang ayam jantan dan betina sebagai simbol kedua mempelai. Juga terdapat sebatang bambu sebagai simbol kesucian dan kesetiaan.
• Kedua mempelai saling berhadapan, dengan posisi si pria mengahadap ke Timur dan si wanita menghadap ke Barat, lalu keduanya saling menghormat dengan membungkkukkan badan; pengantin wanita membungkuk empat kali, pengantin pria membungkuk dua kali. Dalam melakukan ritual ini, pengantin wanita dibantu oleh beberapa orang pembantu yang disebut chan, mereka membantunya membungkkuk karena busana pengantin membuatnya kesulitan melakukannya tanpa dibantu para cahan.
• Puncak upacar adalah kunbere, yakni acara berbagi minum anggur. Setelah upacara bungkuk badan, para pembantu menuangkan anggur ke dalam jungjong yaitu cangkir yang dibuat dari satu cetakan utuh lalu dibelah dua. , Pertama-tama, masing-masing mempelai minum satu seduhan. Kemudian para chan mengoplos sisa anggur dari kedua cangkir dan mengembalikannya ke cangkir semula, untuk diminum oleh kedua mempelai. Setelah itu mereka sudah sah bersatu sebagai suami istri. Dalam adat ini tidak terdapat ikrar perkawinan lisan. bagi bangsa Korea, segala tindak tanduk dalam upacara lebih berarti daripada kata-kata indah.

PERNIKAHAN ADAT MEXICO
PERJODOHAN
Seorang pria yang ingin melamar seorang gadis, harus mempersembahkan sebauh pertunjukan musik dan lagu. Bila pertunjukan itu berkenan di hati si gadis, besar harapannya nada-nada percintaan akan segera bisa dimulai antara keduanya.

PERTUNANGAN
Secara tradisi, jika lamaran seorang pria diterima oleh keluarga si gadis, maka keduanya dianggap sudah bertunangan. Akan tetapi, pernikahannya masih cukup jauh; biasanya masa pertunangan bisa memakan waktu sampai empat tahun.

UPACARA
Populasi Mexico sangat beragam, dan di dalamnya termasuk juga unsur Indian dan kelompok masyarakat asli lainnya, yang adat upacara pernikahannya sangat sederhana atau bahkan tanpa upacara formal sama sekali. Ada banyak keluarga Katholik di Mexico yang menyelenggarakan Misa Kudus dalam upacara pernikahan, yang biasanya dilakukan pada sekitar pukul 9 petang hari. Dalam acara tersebut anggota keluarga dan kerabat kedua mempelai tidak duduk terpisah.

Bantal – digunakan sebagai alas berlutut dalam upacara pernikahan. Bantal-bantal tersebut biasanya berhias satin, mutiara dan renda. Biasanya, bantal alas berlutut juga dihiasai kutipan ayat kitab suci, nama kedua mempelai dan tanggal pernikahan.

ARRAS
Setelah acara tukar cincin, mempelai pria memberi 13 uang logam kepada mempelai wanita . Koin-koin itu diberikan satu-persatu dan melambnaghkan janji mempelai pria untuk bekerja keras dan mencukupi nafkah dabgi rumahtangga dan keluarga barunya. Pemberian koin-koin itu juga melambangkan bahwa apa yang dimiliki si suami adalah milik si sitri juga. Pendeta upacara memberkati cincin kawin dan arras yang dibawa. Arras merupakan peninggalan tradisi Moor kuno yang fungsinya seperti mas kawin. Arras berupa sebuah kotak atau sebuah nampan yang berisi uang logam, yang melambangkan Kristus dan para rasulnya, sekaligus melambnagkan kemakmuran, kesetiaan dan kekuatan.

PENDAMPING PENGANTIN
Empat pendamping pengantin wanita disebut para “Ibu Peri”, karena mereka bertanggungjawab mengurusi penganti wanita dan tugas-tugas khusus lainnya, seperti membawa nampan arras serta membuat karnagn bunga tangan untuk pengantin wanita.

LAZO
Setelah ikrar perkawinan diucapkan, kedua mempelai bergandeng tangan. Salah satu Ibu Peri menyematkan seutas tali sutera atu sebuah rosario yang disebut lazo. Benda pengikat tersebut menjadi simbol bahwa keduanya terikat menjadi satu. Tak jarang lazo juga dibuat dalam versi mewah, yakni dari bahan perak, emas, kristal atau kayu hias yang indah.

ALKITAB
Para pastor memberi sebuah Alkitab kepada kedua mempelai, dengan nama kedua mempelai tercetak di halaman sampulnya. Alkitab tersebut dihiasi kain satin warna krem dan renda dengan ujung bermutiara.

RESEPSI
Perayaan pernikahan adat Meksiko bisa berlangsung semalaman, dan pasangan pengantin baru berada di pesta ini sampai selesai. Pesta itu sendiri cukup formal. dimana semua tamu duduk mengelilingi meja makan dan kedua mempelai duduk di kursi pelaminan. Untuk menambah keceriaan pesta, disediakan pinata yang harus dipecahkan dan di dalamnya berisi hadiah-hadiah kecil bagi tamu.

Berdasar tradisi Hispanik (Sapanyol) para sahabat kedua mempelai bertugas menghiasi mobil pengantin dan arak-arakan kendaraan yang mengikutinya. Dalam arak-arakan ini sering ditampilkan musik hidup yang lengkap dengan pemandu soraknya, beraksi sepanjang perjalanan sampai ke tempat resepsi.

DANSA
Saat kedua mempelai berdansa di tengah ruang pesta, para tamu berdiri mengelilingi mereka sambil membuat barisan berbentuk hati, sebagai simbol cinta yang mengelilingi mereka saat berdansa pertamakalinya sebagai suami istri yang sah. Ada juga adat lain dimana kedua mempelai membentuk semacam lengkung gerbang dengan tangan-tangan mereka, lalu para gadia atau wanita yang masih lajang berdansa LaVibora (tari Ular) melalui gerbang itu sampai kedua mempelai menangkap salah satunya. Kemudian mempelai wanita melemparkan karangan bunga kepada gadis yang tertangkap itu. Setelah itu gilirasn para pemuda atau pria lajang melakukan dansa LaVibora, dan sudah bisa ditebak, pria yang teratngkap akan dipasangkan dengan gadis yang ditangkap dalam LaVibora sebelumnya.

Uang juga dilibatkan dalam mata acara dansa. Dalam acara semacam ini, tamu yang ingin berdansa dengan mempelai wanita harus menyelipkan uang kertas di baju pengantin. bentuk lain adalah dengan memaksa pengantin pria melepaskan sepatunya dan membiarkan dirinya diangkat dan dilempar-lemparkan ke udara, sementara sepatunya di kelilingkan ke para tamu untuk didisi dengan uang.

PERLENGKAPAN BUSANA
Mantilla atau cadar renda pengantin wanita, merupakan simbol kesucian yang menutupi wajah mempelai wanita sampai saatnya disingkapkan oleh seoarang pendampingnya dalam upacara pernikahan. Ada juga pengantin wanita yang lebih suka memakai corona, yakni sebuah mahkota tiara berhias batu permata, kristal atau manik-manik. Tak jaerang corona pernikahan seperti itu merupakan karya seni dari ahlinya, dan telah diwariskan dalam beberapa generasi keluarga pengantin wanita.

MAKANAN
Kue pengantin adat Meksiko biasanya berupa sebuah kue bundar. nantinya potongan-potongan kue tersebut dibungkus indah dan diberikan sebagai kenag-kenganan pesta istimewa bagi para tamu.

PERNIKAHAN ADAT PAKISTAN
PASCA PERNIKAHAN
Pasangan pengantin baru membagi-bagikan ikat pinggang atau handuk buatan tangan kepada setiap tamu. Sementara itu para tamu memberi hadiah perkawinan kepada pengantin wanita yang mengumpulkannya ke dalam kereta pengantin. Setelah itu, para pendamping pengantin wanita mengantarnya ke rumah orangtuanya, untuk berterimakasih kepada kedua orangtuanya atas cinta dan perawatan mereka kepadanya. Para tamu menyanyikan sebuah lagu yang terejmehan liriknya demikian:
Saatnya ‘tuk berpisah, sayangku.
Hari-hari remaja t’lah lalu.
Jumpai ayahmu.
Berterimakasihlah, sayangku.
Ia t’lah rawat dirimu.
Jumpai ibumu.
Berterimakasihlah, sayangku.
Ia t’lah mencintaimu
.

SARAPAN PAGI TERAKHIR
Setelah pasangan pengantin baru melalui malam pertama mereka bersama, para tamu membangunkan mereka dengan lagu-lagu yang lantang sampai keduanya muncul di tyengah mereka kembali. Setelah itu mereka semua menyantap sarapan pagi bersama diiringi berbagai tarian, sampai kedua pengantin baru siap pindah ke rumah pengantin pria.

PERNIKAHAN ADAT POLANDIA
PERJODOHAN
Jika seorang pemuda sudah mulai melirik seorang gadis, biasanya berlanjut ke kunjungan kepada keluarga si gadis, dengan berpura-pura ingin membeli kuda atau tanaman yang dimiliki keluarga itu. Saat beramah-tamah, si pemuda mengeluarkan sebotol vodka yang sudah dihiasinya dengan bunga dan pita merah, lalu ditawarinya gadis yang ditaksirnya itu untuk nminum segelas. Jika si gadis kembali dari dapur membawakan gelas dan anggota keluarga bersedia minum bersama dengan pemuda itu, maka langkah ke altar pernikahan sudah bisa dipastikan.

PERTUNANGAN
Pelamar yang berhasil dalam proses lamarannya kemudia secara resmi mengunjungi keluarga calon mempelainya sambil membawa sebotol vodka. Semua orang diajak makan bersama dan bila kesepakatan pernikahan telah tercapai, maka calon pengantin wanita menuang vodka ke dalam gelas, meminum satu seduahan dan menyuguhkannya kepada pelamarnya. Minum vodka dari gelas yang sama menandakan pertunangan.
Dala adat Polandia dikenal upacara pertunangan yang disebut zareczny. Upacara ini merupakan upacara formal dan merupakan bagian dari upavara pernikahan yang sesungguhnya, Zreczny bertempat di gereja atau di suatu tempat terbuka. Para tam,u menmgelilingi kedua calon pengantin. Pendamping penganti pris yang disebut swat dan pendamping pengantin wanita yang disebut swata menggandengkan tangan kedua pengantin dengan sebuah selendang sutra (sutra ini merupakan hadiah dari calon pengantin pria kepada calon pengantin wanita) . Kedua tangan calon pengantin bersama-sama menggenggam sebongkah roti tawar yang mereka makan setelah mencelupkannya ke dalam mangkuk garam. Sementara itui pengantin wanita menyiapkan minuman anggur untuk disajikan kepada pengantin pria. Sisa anggur dalam botol dituangkan ke tanah, kembali ke asalnya. Para swat dan swata menggandengkan tangan mereka dengan tangan-tangan kedua mempelai, dan memintakan berkat untuk persatuan mereka.

RESEPSI
Resepsi dibuka dengan sebuah ritual pendek. Saat masuk bergabung ke arak-arakan pengantin, pasangan baru ini disambut oleh orangtua mereka dengan sajian roti tawar, garam dan segelas anggur. Orangtua kedua mempelai menaburkan garam ke atas roti tawar dan menyuguhkannya kepada mereka, sambil berdoa agar anak-anak mereka tak akan pernah kekurangan pangan dan selalu menemukan jalan keluar bagi segala masalah yang akan dihadapi.
Setelah itu, orantua mempelai menyuguhi mereka segelas anggur, sebagai harapan agar mereka tidak akan pernah kehausan dan agar kehidupan bersama mereka dipenuhi kesehatan, dan dipenuhi sukacita dikelilingi sahabat-sahabat baik mereka. Untuk menyumbang biaaya pernikahan, para tamu yang ingin berdansa dengan pengantin wanita harus membayar, dan uangnya dikumpulkan oleh pengantin wanita ke dalam sebuah kantung; sebagian tamu juga menyelipkan uang sumbangannya ke kerudung perngantin wanita. Dalam pesta dansa Polandia biasanya ditarikan tari polka dan marzuka..
Di dalam kedua tarian ini, para tamu berkumpul menyaksikan bagaiamana kerudung pengantin wanita dibuka oleh ibunya, yang kemudian memberikannya kepada para gadis pendamping pengantin wanita. Para gadis itu lalu juga berdansa dengan para pemuda pendamping pengantin pria.
Dalam adat Polandia, para gadis pendamping pengantin wanita melambangkan para malaikat pelindung (atau dalam ttradisi lama disebut para roh bumi) yang manjaga pasngan pengantin baru.

MAKANAN
Roti pesta pernikahan yang disebut syska, dipanggang berbentuk binatang, bunga atau biji cemara. Hidangan khas pesta pernikahan Polandia berupa acar ikan herring, sosis, bakmi dengan daging sapi muda bakar dan kue-kue dengan biji bunga poppy.

PERNIKAHAN ADAT RUSIA
RESEPSI
Di Rusia, resepsi pernikahan bisa berlansgung selama dua hari penuh, sehingga para tamu tidak perlu khawatir datang terlambat ke undangan pesta. Setelah pesta usai, biasanya dialnjutkan dengan parade mobil hias di jalan-jalan. Parade ini mengunjungi situs-situs bersejarah yang terdapat di kota mereka, dan di sana rombongan parade menaruh seikat bunga. Di kota Moskow, situs bersejarah yang paling populer dikunjungi adalah Makam Para Aserdadu Tak Dikenal In Moscow (Grave of the Unknown Soldier), dan Bukit Sparrow (Sparrow Hills), sementara di kota St. Petersburg, para tamu mengunjungi Tugu Rostral (Rostral Columns), Patung Penunggang Kuda Perunggu dan Lapangan Mars. Setelah itu dilanjukan dengan resepsi pernikahan Rusia yang identik dengan berlimpahnya makanan, vodka, sampanye, bersulang minuman, berdansa, bernyanyi dan berbagai keceriaaan lainnya.
Di kebanyakan pesta ditampilkan musik hidup dengan pembawa acara yangsangat humoris untuk menghjibur tamu.
Setelah para tamu bersulang dengan kedua mempelai, para tamu membanting gelasnya ke lantai sambil mengucapkan harapan terbaik mereka atas keduanya. Adat ini semula mungkin mungkin merupakan cara mengusir roh jahat. Untuk mata acara membangting gelas ini biasanya disediakan tempat khusus (misalnya di tungku perapian) agar pevahan-pecahan gelas tidak melukai tamu selama pesta berlanjut.
Terkadang, pengantin wanita Rusia mmenyuguhkan roti yang berhias pita warna-warni kepada para tamu. Sementara itu kenang-kengana tas kehadiran tamu biasanya berupa gambar kecil atau vas bunga kecil.
Para tamu membantu pasngan pengantin baru dalam bentuk sumbangan uang untuk memulai hidup baru mereka. Pada saat menerimanya, pengantin wanita membalasnya dengan permen atau gula-gula.
Unikinya, pengantin pria harus selalu terus waspada; jika tidak, mempelainya bisa “dicuri” oleh para tamu dan dia harus menebusnya untuk memeroleh mempelainya kembali.

UPACARA
Upacara keagamaan di Rusia berdasar agama Ortodoks Rusia, dikombinasi dengan upacara dan tradisi gereja Ortodoks Timur (termasuk mata acara pemasangan mahkota pengantin)
Pada hari pernikahannya, sebelum meninggalkan rumah orangtuanya, pengantin wanita meminta maaf kepada mereka atas segala kesalahannya. Ini melambangkan niat si pengantin wanita bahwa sejak ia menikah, ia akan mulai berhubungan dengan orangtuanya sebagai seorang wanita dewasa. Kedua orangtuanyapun bergantian memberinya roti tawar dan garam, sebagai harapan bahwa hidup putrinya akan tetap tercukupi segala kebutuhannya.
Selama upacara pernikahan, pendamping pengantin pria membawa sebuah benda religius dan mengelilingi rombongan pengantin wanita tiga kali, dengan berjalan berlawanan arah jarum jam. Sementara itu anggota rombongan keluarga pengantin wanita membuat bunyi-bunyian seperti letusan cambuk dan senapan, untuk menakut-nakuti roh jahat di udara. Kemudian, untuk menunjukkan bahwa pendamping pengantin pria juga ingin melindungi pengantin wanita, is berlutut di hadapan pengantin wanita, sambil menorehkan sebuah pisau ke tanah, sehingga segala roh jahat yang menancam dari dalam bumi tahu bahwa pengantin wanita telah dilindungi.

PERNIKAHAN ADAT SKOTLANDIA
RESEPSI
Sebagai lanjutan rangkaian upacara pernikahan, pasangan pengantin baru menghadiahi ibunya masing-masing dengan sebuah sendok perak yang telah diukir dengan inisial nama kedua mempelai dan tanggal pernikahan.

DANSA
Acara dansa tradisional Skotlandia berupa dansa jigs, reels, dan dansa flings ala Highland. Sebagai puncak perayaan, para pria yang mengenakan rok pria khas Skotlandia yang disebut kilt, melakukan tari pedang.

Seperti layaknya di berbagai negara Eropa, pengantin wanita, rombongan pesta dan para tamu berjalan ke gereja. Di Skotlandia, rombongan ini didampingi pula oleh selkelompok pemain teropmpet tradisional Skotlandia yang disebut bagpipe dalam perjalanan menuju ke gereja dan sepulangnya dari sana untuk menuju ke tempat pelaksanaan resepsi pernikahan.

PRE-WEDDING PREPARATION
Bagi orang Skotlandia, malam tahun baru merupakan hari favorit untuk melangsungkan pernikahan. Jadi, sehari sesudah pesta pernikahan, usia perkawinan pasngan baru ini sudah masuk ke tahun kedua. Selain itu, kedua mempelai tak akan pernah lupa tanggal ulangtahun perkawinannya dan hari itupun juga dirayakan oleh banyak orang.
Ibu dari pengantin wanita membuka rumahnya bagi para tamu sejak seminggu sebelum pesta pernikahan. Biasanya para wanita berdatnagan sambil membwa hadiah, dan minggu inipun merupakan kesempatan bagi para tamu untuk saling berkenalan.
Setelah pesta, pengantiin wanita biasanya didandani dengan busana panjang dari bahan korden. Pengantin wanita diarak keliling kota sambil membawa sebuah boneka dan sebuah panci. Para wanita membuat bunyi-bunyian dengan menabuh panci. Pengantin wanita menebarkan ciuman dan memperoleh uang sumbvangan sebagai balasannya, yang ia tampung di dalam panci yang dibawanya. Tradisi ini dilakukan agar si pengantin wanita selalu mujur dan subur kandungannya.
Saat pemberian hadiah perkawinan, kedua mempelai diundang untuk menerima hadiah berupa barang-barang rumahtangga seperti perabot ukir, kain, keramik dan kain khas klan/trah keluarga yang disebut tartan. Hadiah khas lainnya berupa perangkat minum yang terdiri dari cangkir dan cawan yang cantik dan cocok warnanya.
Sementara itu acara bagi hadia versi pengantin pria adalah demikian: Si pengantin pria didandani dengan kostum seperti seorang wanita hamil, sebelum pergi ke bar bersama teman0temannya. Tak jarang dia ditingalkan di jalan di depan rumahnya dalam keadaan tanpa busana. Adat kocak ini mungkin berakar dari adat daerah Highland yang disebut creeling. Dalam adat ini, pengantin pria dipaksa membawa creel atau beban berupa sekeranjang batu di punggungnya, sampai calon mempelainya datang mencium dan membebaskanya.

TANGGAL PERNIKAHAN
Seperti bangsa Romawi kuno, bangsa Skotlandia menganggap pelaksanaan pernikahan di bulan Mei bisa membawa sial. Sebaliknya, mereka percaya bahwa tanggal satu January merupakan tanggal yang bagus untuk memulai usaha apapun.

MENYAMBUT PENGANTIN WANITA
Untuk menyambut pengantin wanita memasuki trah keluarga/klannya, pengantin pria menyampirkan sebuah selendang lebar di pundaknya, saat berkuda menuju ke rumahnya setalah pengucapan ikrar perkawinan.

PERNIKAHAN ADAT SPANYOL
PERJODOHAN
Pesta pernikahan merupakan pesta umum yang biasanya diadakan pada hari libur umum atau hari libur keagamaan. Jadi, pada hari hari itu banyak pasanga pengantin baru berpesta dan berdansa bersama-sama.
Pertunjukan lagu yang disebut serenade merupakan tradisi perjodohan Spanyol yang telah berlangsung lama. Didampingi teman-temannya, seorang pria yang ingin melamar mendatangi rumah si wanita, sambil membawa obor. Para pemain musikpun mendampinginya mengucapkan puisi-pusii romantis ciptaannya sendiri. Si pelamar berharap agar pujaan hatinya munculdari jendela dan melemparkan bunga kepadanya. Jika gadis itu melakukannya, maka ini berarti tanda bahwa ia membalas cinta si pria yang melamarnya.

PERTUNANGAN
Bila keduanya ingin melanjutkan ke jenjang perkawinan, si pemuda harus meminta ijin kedua orangtua gadis yang dipinangnya. Jika mereka menolak, si pemuda bisa melapor ke alcalde, yakni seorang pejabat kota, dan memintanya untuk turut campur dalam upayanya meminang si gadis pujaannya.

PERNIKAHAN ADAT SWEDIA
RESEPSI
Di masa lalu, bukanlah ha yang aneh jika sebuah resepsi pernikahan adat Swedia berlangsung sampai tiga hari. Sekarang, perayaan dibatasi pada hari pernikahan saja, namun kemeriahan pestanya tetap sama.

MAKANAN
Pesta makan adat Swedia disebut smorgasbord, yang menyajikan serangkaian makanan yang ditata dengan indah, bersma dengan kue pernikahan dan kue manis yang disebut brundlaupskling.

UPACARA
Prosesi pernikahan menuju gereja juga melibatkan para pemain musik seperti pemain biola dan peniup terompet. Di akhir acara pemberkatan, pasngan pengantin baru disembunyikan dalam “kain perisai” untuk melindungi mereka dari pengaruh-pengaruh buruk.

Adat, Tradisi dan Tahayul Seputar Perkawinan

Menikahlah di awal tahun baru,
Ia akan selalu menyayangi dan mengasihimu
.
Burung-burung berpasangan di bulan Pebruari
Pernikahan dan takdirmu jangan dilangkahi.

Di bulan Maret angin kencang bersahutan
Suka dan duka akan muncul bersamaan.

Menikahlah di bulan April selagi bisa
Suka cita bagi mempelai pria dan wanita

Di bulan Mei jangan lakukan pernikahan
Karena hanya akan datangkan penyesalan

Jika menikah di bulan Juni
Pasangan bahagia bisa menjelajah neg’ri.

Mereka yang menikah di bulan Juli,
Harus banting tulang untuk nafkah sehari

Menikah di bulan Agustus, si bulan kedelapan
Pastilah hidupnya alami banyak perubahan,

Menikahlah di bulan September yang cerah,
Agar hidup kaya dan indah

Jika di bulan Oktober menikahnya,
Cinta bersemi namun kemakmuran tak kunjung tiba.

Di bulan November tali perkawinan diikat,
Maka banyak suka cita akan diingat

Saat Desember turunkan salju, ,
Pernikahan dan cinta terus berpadu
=================================

Tahayul Pernikahan
Di masa lalu, pesta pernikahan dipandang sebagai acara dimana semua orang dalam kondisi rentan terhadap kesialan dan gangguan roh jahat. Akibatnya, terkumpullah sejumlah kepercayaan dan tahayul. Beberapa di antaranya telah dikenal luas, misalnya larangan bagi pengantin pria untuk melihat mempelainya berbusana pengantin sebelum hari upacara. Bagaimana dengan bebera kepercayaan dan tahayul yang kurang dikenal berikut ini ?

Di beberapa tempat, calon pengantin pria mengirimkan anggota keluarganya untuk menyatakan minatnya terhadap calon pengantin wanita. Jika dalam perjalanan mereka melihat seorang pria buta, seorang biarawan atau seorang wanita hamil maka perkwinan mereka dianggap akan celaka. Namun, jika mereka melihat seekor kambing betina, burung merpati atau serigala, maka perkawinan mereka akan mendatangkan banyak kemujuran.

Keberuntungan akan datang jika seminggu sebelu hari pernikahan mempelai menggunakan sepatunya sebagai wadah untuk memberi makan kucing.

Kesialan akan menimpa jika pengantin wanita membuat sendiri busana pengantinnya.

Jika busana pengantin disewa, maka berarti si pemilik akan menerima kemujuran, dan si penyewa akan tertimpa kemalangan.

Jika pengantin wanita menemukan seekor laba-laba dalam busana pengantinnnya, maka ini berarti kemujuran.

Perkawinan akan dipenuhi keberuntungan jika satu sampai dua hari menjelang hari pernikahan terjadi bulan purnama.

Nasib sial jika pada hari pernikahan melihat: sebuah liang kubur terbuka, seekor babi atau seekor kadal, atau mendengar ayam jantan berkokok..
Nasib sial jika pada hari pernikahan melihat: sebuah pelangi, seekor kucing hitam atau seorang penyapu cerobong asap.

Keberuntungan akan datang jika pengantin wanita bercermin setalah busananya terpasang lengkap, tetapi tidak boleh mengulang bercermin.

Pakailah sepasang anting-anting pada hari pernikahan, maka Anda akan selalu bahagia.

Jika lilin yang dinyalakan pada pesta pernikahan tiba-tiba memercik, artinya ada roh jahat mendekat.

Pengucapan ikrar perkawinan diakhir jam dianggap membawa sial.

Akan lebih banyak membawa utnung jika pengantin pria tiba di gereja sebelum pengantin wanita.

Agar keberuntungan terjamin, pengantin wanita harus melangkahkan kai kanannya terlebih dahulu saat masuk ke gereja.

Tahayul China mempercayai bahwa menudungi pengantin wanita dengan payung merah berarti melindunginya dari roh-roh jahat.

Jika seorang wanita menitikkan air mata pada hari pernikahannya, maka ia tak akan pernah menagis lagi sepanjang hidup perkawinannya.

Jika seorang pengantin wanita merobekkan rok pengantinnya, berarti perkawinannya akan berakhir dengan kematian.

Hindari kombinasi bunga warna merah dan putih, karena keduanya melambangkan darah dan perban.

Jika kedua mempelai memiliki nama keluarga yang huruf depannya sama, maka dianggap membawa kesialan. Merngubah nama, bukan huruf, berarti mengubvah nasib menjadi lebih buruk, bukannya lebih baik.

Akan terjadi kesialan jika pengantin wanita masuk ke rumah barunya dengan melangkahkan kaki kirinya terlebih dahulu.

Tak diragukan lagi, nampaknya setiap orang memang harus sangat berhati-hati di hari penikahannya!!

Tradisi Pernikahan
Kebanyakan tradisi dan ritual pernikahan yang kita ikuti sekarang berasal dari nenek moyang kita. Berikut ini adalah informasi asal beberapa tradisi perkawinan dan artinya …

Membunyikan lonceng setelah upacara pernikahan. Hal ini ditujukan untuk menakut-nakuti roh jahat yang bisa menghancurkan kebahagiaan pasangan pengantin baru.

Menebarkan beras (atau biji-bijian makan burung) pada saat kedua mempelai berangkat. Beras dan biji-bijian ditebar yuntuk mendatngkan kesuburan.

Busana putih mempelai wanita. Jaman dulu, warna tradisional busana pengantin adalah merah atau warna cerah lainnya Istri Napoleon III melanggar peraturan ini dengan mengenakan busana warna putih. Sejak itu, pengantin wanita selalu mengenakan busana putih (yang dipakai sekali seumur hidupnya) yang melambangkan kekayaan.

Pemuda dan gadis pendamping kedua mempelai. Jaman dulu, para penadamping mengenakan pakaian yang serupa dengan kedua mempelai agar roh-roh jahat tidak bisa mengenali kedua mempelai yang akan mereka kutuk dengan kejahatan.

Bunga tangan mempelai wanita. Jaman dulu, bunga tangan mempelai wanita tidak hanya dibuat dari bunga tetapi juga dari tanaman-tanaman dan rempah-rempah khusus. Ini dilakukan untuk mengusir roh jahat. Dalam rangkaian bunga tangan ini juga diunakan rempah-rempah khusus yang melambangkan kesuburan.

Keluarga mempelai wanita duduk di sisi kiri gereja, dan keluarga mempelai pria di sisi kanan. Mempelai wanita berjalan di sisi kiri ayahnya, dan keluarga serta tamu keluarga mereka duduk di bangku-bangku gereja sebelah kiri. Di abad pertengahan, para pria mengenakan pedangnya di pinggang kanan, sehingga sisi kanan harus selalu bebas jika suatu saat ia harus menghunus pedangnya untuk melindungi istrinya.

Cincin kawin. Lingkaran cicncin melambangkan matahari, bumi dan semesta, keutuhan, kesempurnaan, kesinambungan dan cinta. Cinsin kawin dikenakan di jari tengah karena kepercayaan Yunani kuno mempercayai bahwa pembuluh darah utama di jari ini berhubungan langsung dengan jantung.

Barisan penerima. Jaman dulu, ada kepercayaan bahwa kedua mempelai dipenuhi berkat di hari pwernikahanya. Para tamu yang datang menyentuh kedua mempelai akan menerima berkat kebruntungan juga.

Kedua mempelai memotong roti dan saling menyuapi. Saling menyuapi merupakan simbol bahwa kedua mempelai akan saling menafkahi dan memelihara hubungan mereka sampai akhir hayat. Sekarang, acara ini bersifat melambangkan kasih dan perhatian di antara keduanya.

Nah.. :D Setelah membaca artikel diatas… ternyata sangat mudah yah Menikah itu? :))

Facebook Comments

5 Responses to “Wedding Custom”

  1. sondang says:

    pernikahan bangsa batak dang adong,hape hulului ….8-|

  2. Bahhh…Loja iba mangalului adat batak…alai ndang adong…
    :o/:) :-?


    Sapa bilang gak ada :p dicari lagi yg teliti

  3. Melva lagi nech says:

    TRADISI ADAT BATAK… ini nechhh aku baca dengan TELITI…
    BACA YACHHH FRISKA,heheeheh :):-?:-w\:d/… BENAR GA ADMIn :p

    Tradisi Pernikahan
    Kebanyakan tradisi dan ritual pernikahan yang kita ikuti sekarang berasal dari nenek moyang kita. Berikut ini adalah informasi asal beberapa tradisi perkawinan dan artinya …

    Membunyikan lonceng setelah upacara pernikahan. Hal ini ditujukan untuk menakut-nakuti roh jahat yang bisa menghancurkan kebahagiaan pasangan pengantin baru.

    Menebarkan beras (atau biji-bijian makan burung) pada saat kedua mempelai berangkat. Beras dan biji-bijian ditebar yuntuk mendatngkan kesuburan.


    biji2an makanan burung??…. terus kalo burungnya gak datang cem mana? :)) :p

    Busana putih mempelai wanita. Jaman dulu, warna tradisional busana pengantin adalah merah atau warna cerah lainnya Istri Napoleon III melanggar peraturan ini dengan mengenakan busana warna putih. Sejak itu, pengantin wanita selalu mengenakan busana putih (yang dipakai sekali seumur hidupnya) yang melambangkan kekayaan.

    Pemuda dan gadis pendamping kedua mempelai. Jaman dulu, para penadamping mengenakan pakaian yang serupa dengan kedua mempelai agar roh-roh jahat tidak bisa mengenali kedua mempelai yang akan mereka kutuk dengan kejahatan.

    Bunga tangan mempelai wanita. Jaman dulu, bunga tangan mempelai wanita tidak hanya dibuat dari bunga tetapi juga dari tanaman-tanaman dan rempah-rempah khusus. Ini dilakukan untuk mengusir roh jahat. Dalam rangkaian bunga tangan ini juga digunakan rempah-rempah khusus yang melambangkan kesuburan.


    Kenapa gak pot bunga aja sekalian dibawa yah? :))

    Keluarga mempelai wanita duduk di sisi kiri gereja, dan keluarga mempelai pria di sisi kanan. Mempelai wanita berjalan di sisi kiri ayahnya, dan keluarga serta tamu keluarga mereka duduk di bangku-bangku gereja sebelah kiri. Di abad pertengahan, para pria mengenakan pedangnya di pinggang kanan, sehingga sisi kanan harus selalu bebas jika suatu saat ia harus menghunus pedangnya untuk melindungi istrinya.

    Sotung salah tusuk annon :))

    Cincin kawin. Lingkaran cicncin melambangkan matahari, bumi dan semesta, keutuhan, kesempurnaan, kesinambungan dan cinta. Cinsin kawin dikenakan di jari tengah karena kepercayaan Yunani kuno mempercayai bahwa pembuluh darah utama di jari ini berhubungan langsung dengan jantung.

    Barisan penerima. Jaman dulu, ada kepercayaan bahwa kedua mempelai dipenuhi berkat di hari pernikahannya. Para tamu yang datang menyentuh kedua mempelai akan menerima berkat kebruntungan juga.

    Kedua mempelai memotong roti dan saling menyuapi. Saling menyuapi merupakan simbol bahwa kedua mempelai akan saling menafkahi dan memelihara hubungan mereka sampai akhir hayat. Sekarang, acara ini bersifat melambangkan kasih dan perhatian di antara keduanya.


    so sweet :D :p

  4. LusiNababan says:

    mana adat batak??

    ahh q cari2 sampe keriting mata q nda ada ternyata,,:((


    Masa seh gak ada? :))
    Udah dicek disini>> http://manik.web.id/2008/01/14/adat-adopan-dongan-anjuon-tutur.html ;))

  5. 8-|kok gak ada pernikahan adat batak ya:d padahal aku pengen bangat tau kebetulan punya calon orang batak :"> lain kali muat juga dunk pernikahan adat batak ya? thanks GBu:x

Leave a Reply